IHSG Menipis 6 Poin Kena Profit Taking

Sesi I

IHSG Menipis 6 Poin Kena Profit Taking

- detikFinance
Rabu, 09 Jan 2013 12:12 WIB
IHSG Menipis 6 Poin Kena Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) menipis 6 poin terkena aksi ambil untung. Saham-saham tambang yang kemarin naik tinggi mulai dilepas investor.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 10,016 poin (0,23%) ke level 4.407,561 didorong aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Sentimen negatif dari pasar global membuat pelaku pasar berhati-hati dalam bertransaksi.

Pelaku pasar tidak terpengaruh oleh oleh berita negatif yang datang dari luar. Investor baik itu domestik maupun asing masih melakukan aksi beli selektif hingga posisi tertingginya di 4.411,765.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (9/1/2013), IHSG menipis 6,668 poin (0,15%) ke level 4.390,877. Sementara Indeks LQ45 berkurang 2,424 poin (0,32%) ke level 749,797.

Indeks terkena koreksi setelah aksi ambil untung dilakukan investor lokal. Indeks pun terpeleset ke zona merah dan sempat mendarat di level 4.386,307.

Saham-saham tambang yang kemarin menguat kini mulai terkoreksi akibat aksi jual. Sedangkan saham agrikultur yang kemarin turun kini gantian naik karena diburu investor.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 104.043 kali pada volume 2,807 miliar lembar saham senilai Rp 2,505 triliun. Sebanyak 105 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 92 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berhasil kompak menguat ke zona hijau. Posisinya yang sudah rendah kemarin dimanfaatkan pelaku pasar untuk berburu saham.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,64 poin (0,07%) ke level 2.277,71.
  • Indeks Hang Seng menguat 85,54 poin (0,37%) ke level 23.196,73.  
  • Indeks Nikkei 225 naik 64,61 poin (0,61%) ke level 10.572,67.  
  • Indeks Straits Times bertambah 9,32 poin (0,29%) ke level 3.214,84.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Atlas Resources (ARII) naik Rp 280 ke Rp 1.500, Tower Bersama (TBIG) naik Rp 250 ke Rp 6.250, Centrin Online (CENT) naik Rp 230 ke Rp 1.180, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 200 ke Rp 24.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 41.700, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 53.900, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 16.350, dan Unilever (UNVR) turun Rp 150 ke Rp 21.500.


(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads