Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.790 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.830 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 10,016 poin (0,23%) ke level 4.407,561 didorong aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Sentimen negatif dari pasar global membuat pelaku pasar berhati-hati dalam bertransaksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 6,668 poin (0,15%) ke level 4.390,877 terkena aksi ambil untung. Saham-saham tambang yang kemarin naik tinggi mulai dilepas investor.
Indeks terkena koreksi setelah aksi ambil untung dilakukan investor lokal. Indeks pun terpeleset ke zona merah dan sempat mendarat di level 4.386,307.
Menutup perdagangan, Rabu (9/1/2013), IHSG jatuh 34,617 poin (0,79%) ke level 4.362,928. Sementara Indeks LQ45 ambles 7,613 poin (1,01%) ke level 744,608.
Indeks terkena koreksi setelah aksi ambil untung dilakukan investor lokal. Indeks pun terpeleset ke zona merah dan sempat mendarat di level 4.349,786.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 174.445 kali pada volume 4,934 miliar lembar saham senilai Rp 5,314 triliun. Sebanyak 91 saham naik, sisanya 150 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Rata-rata bursa-bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan menguat meski dalam rentang yang tipis. Hanya bursa saham China dan Indonesia yang ketinggalan di zona merah.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,73 poin (0,03%) ke level 2.275,34.
- Indeks Hang Seng menguat 107,28 poin (0,46%) ke level 23.218,47.
- Indeks Nikkei 225 naik 70,51 poin (0,67%) ke level 10.578,57.
- Indeks Straits Times bertambah 10,69 poin (0,33%) ke level 3.216,21.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.000 ke Rp 750.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 500 ke Rp 11.000, Mandom (TCID) naik Rp 450 ke Rp 11.450, dan Atlas Resources (ARII) naik Rp 280 ke Rp 1.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bukit Asam (PTBA) turun Rp 750 ke Rp 15.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 41.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 20.250, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 450 ke Rp 2.800.
(ang/dru)











































