Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) optimis pasar modal Indonesia 2013 akan bersinar lebih baik dari tahun 2012. Hal tersebut tak lepas dari peran 18 perusahaan pelat merah yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Deputi Didang Usaha Jasa BUMN, Gatot Trihargo yang mewakili Menteri BUMN Dahlan Iskan, di depan investor lokal dan asing yang hadir pada acara Indonesia Investment Outlook 2013 mengatakan, kapitalisasi pasar BUMN terbuka yang mencapai 30% sangat berpengaruh terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun ini.
"Tahun ini, kinerja BUMN dengan market cap 30%, mampu mendongkrak saham. Banyak program yang dilakukan BUMN Tbk yang akan meningkatkan value BUMN Tbk," tutur Gatot di Pacific Place Jakarta, Kamis (10/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kajian Danareksa, indeks IHSG tembus 5.000 di 2013. Kemarin waktu pembukaan oleh Wakil Presiden indeks dibuka 4.300. Kenaikan indeks 16-17%, tahun lalu naik 12-13 %, kenaikan tahun ini lebih bagus," tuturnya.
Seperti diketahui, 3 perusahaan pelat merah direncanakan akan melantai bursa di 2013 yakni PT Pegadaian, PT Pos Indonesia dan PT Semen Baturaja.
Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Edgar Ekaputra memiliki pandangan serupa dengan petinggi Kementerian BUMN.
Kondiri ekonomi makro dan mikro Indonesia yang diperkirakan tumbuh lebih baik dari tahun 2013, bisa menjadi sinyal positif bagi investor untuk tetap atau bahkan menambah nilai investasinya di pasar modal Indonesia.
"Meningkatnya produktif di pasar lokal dan global, kondisi makro ekonomi yang baik, suku bunga di level rendah, sentimen konsumen baik, kepercayaan pemerintah masih baik. Kami optimis, tidak ada keraguan untuk investasi di Indonesia, IHSG tetap naik," tambahnya.
Berikut ini adalah 18 emiten BUMN yang melantai di bursa saham:
1. PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
3. PT Wikaya Karya Tbk (WIKA)
4. PT PP Tbk (PTPP)
5. PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA)
6. PT BNI Tbk (BBNI)
7. PT Bank Mandiri Tbk (BRMI)
8. PT BTN Tbk (BBTN)
9. PT BRI Tbk (BBRI)
10. PT Kimia Farma Tbk (KAEF)
11. PT Indofarma Tbk (INAF)
12. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
13. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
14. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
15. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
16. PT Timah Tbk (TINS)
17. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
18. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) (hen/ang)











































