Aksi Ambil Untung Muncul Lagi, IHSG Turun Tipis

Sesi I

Aksi Ambil Untung Muncul Lagi, IHSG Turun Tipis

- detikFinance
Jumat, 11 Jan 2013 11:39 WIB
Aksi Ambil Untung Muncul Lagi, IHSG Turun Tipis
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 1 akibat aksi ambil untung setelah rebound pagi tadi. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 8,591 poin (0,20%) ke level 4.325,956 menyusul penguatan bursa-bursa di Asia. Lonjakan ekspor China membuat pelaku pasar percaya diri ekonomi dunia akan membaik di 2013.

Aksi ambil untung di saham-saham unggulan ini membuat indeks jatuh ke zona merah tak lama setelah mencapai posisi tertingginya hari ini di level 4.341,760.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (11/1/2013), IHSG melemah tipis 1,016 poin (0,02%) ke level 4.316,349. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,883 poin (0,12%) ke level 734,789.

Pagi tadi masih banyak indeks sektoral yang menguat di lantai bursa. Kini situasi berubah, lebih banyak lagi sektor yang melemah, dipimpin oleh sektor agrikultur.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 82.598 kali pada volume 2,193 miliar lembar saham senilai Rp 2,179 triliun. Sebanyak 108 saham naik, sisanya 107 saham turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia mulai berguguran ke zona merah, hanya pasar saham Jepang yang masih bertahan dengan lonjakan lebih dari satu persen. Rencana pemberian stimulus di Jepang jadi katalis penggerak.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 10,87 poin (0,48%) ke level 2.272,78.  
  • Indeks Hang Seng menipis 12,66 poin (0,05%) ke level 23.341,65.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 135,59 poin (1,27%) ke level 10.788,23.  
  • Indeks Straits Times turun 10,68 poin (0,33%) ke level 3.215,57.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Fast Food (FAST) naik Rp 500 ke Rp 13.000, Asahimas (AMRT) naik Rp 400 ke Rp 5.400, United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 20.600, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 21.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 40.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 52.300, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 450 ke Rp 15.000, dan Inti Agri (IIKP) turun Rp 350 ke Rp 1.090.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads