Untuk menambah investor ritel di pasar modal, Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) meluncurkan pengembangan produk online trading yang diharapkan akan memberikan tambahan layanan yang lebih baik kepada nasabah di bidang kecepatan, kemudahan, dan kecanggihan jasa transaksi perdagangan saham.
Head of Online Trading Division WKSI Yudhi Aliwiyanto Rusli mengatakan, produk baru online trading yang disebut Win Pro (Woori Internet Trading Profesionaly merupakan generasi baru setelah Win Direct yang dikembangkan WKSI sebelumnya.
"Ini akan menjadi aplikasi sistem trading yang sudah mengikuti standar sistem trading di Korea yang merupakan terbaik di dunia. Fitur andalan yang ditawarkan dalam Win Pro adalah X-Ray yang pertama kalo dikenalkan di Indonesia," kata Yudhi dalam Launching Product Online Trading, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (14/1/13).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur ini, diharapkan akan mendukung salah satu komitmen WKI untuk meningkatkan jumlah investor ritel di Indonesia.
Dia menyebutkan, jumlah investor ritel yang tercatat di KSEI saat ini masih kecil hanya sekitar 350 ribu orang dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 230 juta jiwa.
"Dengan sistem online trading ini diharapkan akan menambah jumlah pemodal ritel secara signifikan dan bisa menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Apalagi, kata dia, pertumbuhan golongan menengah yang sangat cepat akan menjadi pasar yang potensial.
"Dengan deposit Rp 5 juta bisa melakukan transaksi online trading," kata dia.
Melalui fitur ini, kata dia, nasabah akan lebih mudah untuk melakukan analisa terhadap data-data yang akan mengarahkan investor untuk melakukan keputusan jual-beli. Nantinya, fitur ini akan mendeteksi jumlah volume saham yang dijual atau dibeli, order riil atau semu.
"Fitur ini disebut fitur analisi, mengarahkan investor kapan masuk atau keluar dari pasar," kata Yudhi.
Targetkan Transaksi Harian Rp 5 Miliar
Woori Korindo menargetkan transaksi harian mencapai Rp 5 miliar dengan diluncurkannya sistem online trading Win Pro.
Direktur Utama Woori Korindo Securities Jeffry Wikarsa mengatakan, target tersebut akan disasar ke investor ritel kelas menengah ke bawah terutama mahasiswa.
"Tidak mudah untuk mendapatkan investor ritel. Dengan investasi awal Rp 5 juta, saya yakin sasaran investor kita yaitu mahasiswa bisa mudah dicapai," kata Jeffry.
Saat ini, dia menyebutkan, pihaknya memiliki 3-5 ribu nasabah. Saat ini transaksi harian perseroan mencapai Rp 60-70 miliar per hari. Peluncuran online trading ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah dan transaksi perseroan.
"Dengan online trading ini diharapkan dalam satu tahun kami dapat menambah jumlah investor ritel sehingga menjadi 10 ribu," ujarnya.
Perseroan telah menginvestasikan dana sekitar US$ 3-5 juta dalam pengembangan transaksi online trading. Pihaknya juga bekerjasama dengan Woori Securities Korea dan LG dalam pengembangan transaksi online trading WinPro
Sementara itu, kata Jeffry, pihaknya menargetkan pencapaian nilai transaksi reguler bisa menembus angka Rp 15-20 triliun dalam setahun. "Win Pro diharapkan bisa mencapai target 10% dari angka itu," tandasnya. (ang/ang)











































