Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 10,197 poin (0,23%) ke level 4.392,695 didorong positifnya pasar saham Asia. Indeks semakin mendekati level psikologis 4.400.
Saham-saham yang kemarin sudah menguat kini kembali naik dipicu oleh aksi beli selektif investor. Indeks langsung menanjak ke posisi tertingginya di 4.396,780 sebelum akhirnya melambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa aksi ambil untung terjadi, seperti di sektor konsumer, konstruksi dan agrikultur. Hal ini membuat indeks sempat turun hingga posisi terendahnya hari ini di level 4.373,349.
Saham-saham lapis dua menjadi penopang penguatan bursa kali ini. Indeks masih mampu mencetak poin di tengah aksi ambil untung yang mulai marak dilakukan investor.
Nilai dan volume transaksi hari ini naik cukup tinggi dengan adanya aksi tutup sendiri (crossing saham) PT (MIDI) di pasar negosiasi senilai Rp 964,4 miliar. Transaksi dilakukan oleh broker CIMB Securities (YU) Rp 1,3 triliun.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 67.498 kali pada volume 3,034 miliar lembar saham senilai Rp 2,776 triliun. Sebanyak 101 saham naik, sisanya 100 saham turun, dan 103 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed siang hari ini, rata-rata bergerak dalam rentang yang tipis. Bursa saham China dan Jepang memimpin penguatan.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 9,81 poin (0,42%) ke level 2.321,55. Β
- Indeks Hang Seng melemah 77,42 poin (0,33%) ke level 23.335,84. Β
- Indeks Nikkei 225 naik 79,25 poin (0,73%) ke level 10.880,82. Β
- Indeks Straits Times turun 22,41 poin (0,70%) ke level 3.184,18. Β
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 550 ke Rp 6.550, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 54.000, Bayan (BYAN) turun Rp 150 ke Rp 9.350, dan Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 ke Rp 5.800.
(ang/dru)











































