Orang-orang kaya alias miliuner Amerika Serikat (AS) mungkin akan terkena imbas melemahnya ekonomi di 2012 silam. Tahun ini, mereka berencana bangkit lewat investasi di pasar saham.
Sebuah survey yang dilakukan Spectrem Group, menemukan bahwa 55% orang kaya AS berencana menempatkan hartanya di investasi saham tahun ini, angkanya naik dibandingkan dua tahun lalu yang hanya 45%.
Ketika ditanya sektor mana yang menurut mereka menarik dimasuki tahun ini, kebanyakan dari mereka menjawab sektor teknologi, selanjutnya adalah sektor kesehatan dan farmasi. Kedua sektor ini mungkin berhubungan dengan tingkat usia miliuner AS yang rata-rata sudah lanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Direktur Spectrem, George Walper, mengatakan lebih dari setengah miliuner yang disurvey juga berniat menyimpan dana dalam bentuk uang tunai atau di tabungan biasa.
"Mereka lakukan lindung nilai atas aset-asetnya, karena mereka melihat adanya pemulihan yang tak beraturan," katanya dikutip CNBC, Rabu (16/1/2013),
Ia menambahkan, salah satu alasan orang-orang kaya AS kembali ke saham karena mereka membutuhkan imbal hasil yang tinggi dan relatif kuat dibandingkan tahun lalu.
"Terlihat sekali mereka mencari keuntungan yang lebih baik lagi," ujarnya.
Selain investasi saham, miliuner AS juga membidik investasi di negara lain, hanya saja negara tujuannya berbeda. Brasil dan China masih menjadi negara tujuan investasi urutan pertama, disusul Kanada dan Eropa.
Orang-orang kaya ini, kata Walper, tidak hanya mencari negara yang ekonomi tumbuh tinggi, tapi juga tumbuh secara stabil.
(ang/hen)











































