Diwarnai Profit Taking, IHSG Turun 4,239 Poin
Senin, 27 Sep 2004 16:22 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin, (27/9/2004) turun 4,239 poin pada level 815,582. Penurunan indeks karena aksi profit taking investor terhadap saham-saham seperti Timah dan Indosat.Indeks LQ-45 turun 0,899 poin pada level 177,122, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,763 poin pada level 134,805, Indeks Papan Utama (MBX) turun 1,139 poin pada posisi 215,806 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,979 poin pada posisi 192,441.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 13.622 kali pada volume 2.600.954 lot saham senilai Rp 570,030 miliar. Sebanyak 34 saham naik, 73 saham turun dan 274 saham stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top losser diantaranya PT Tambang Timah turun Rp 75 menjadi Rp 1.975, Tempo Scan Pasific turun Rp 50 menjadi Rp 6.900, Semen Gresik turun Rp 50 menjadi Rp 9.900, Inco turun Rp 50 menjadi Rp 9.900, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 4.250.Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer diantaranya Astra Internasional naik Rp 50 menjadi Rp 6.750, Ramayana Lestari Sentosa naik Rp 4.275, HM Sampoerna naik Rp 50 menjadi Rp 5.800, Antam naik Rp 50 menjadi Rp 1.350 dan PGN naik Rp 25 menjadi Rp 1.175.Minimnya sentimen positif karena habisnya euforia pemilu membuat investor melakukan aksi profit taking untuk merealisasikan keuntungan. Namun penurunan indeks tidak terlalu tajam karena masih ditopang menguatnya sejumlah saham unggulan, seperti Astra. Investor sendiri saat ini masih menunggu bagaimana komposisi kabinet pemerintahan baru serta 100 hari rencana kerjanya.
(mi/)











































