Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.670 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.650 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 2,038 poin (0,05%) ke level 4.463,446. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 0,523 poin (0,07%) ke level 766,396
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung terjadi di saham-saham bluechip di sektor perbankan, alias saham bank kelas berat. Beberapa saham komoditas juga jadi target aksi jual.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 3,921 poin (0,09%) ke level 4.461,709. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 1,230 poin (0,16%) ke level 765,689.
Akhir pekan lalu, IHSG melesat 67 poin berkat aksi borong di seluruh lapisan saham. Pelaku pasar dapat semangat dari lonjakan pasar global dan regional sehingga indeks langsung mencetak rekor baru.
Penguatan pekan lalu itu tak hanya mendorong indeks menembus rekor baru tapi juga posisi intraday tertingginya sepanjang sejarah. Rekor intraday IHSG sebelumnya ada di level 4.427,652 yang diraihnya pada Senin 7 Januari 2013 lalu.
Sementara pasar saham Wall Street berakhir mixed di akhir pekan. Indeks S&P 500 dan Dow Jones menembus level tertingginya sejak 2007, tapi Nasdaq melemah tipis.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderungan menguat pagi hari ini. Pergerakannya masih dalam rentang yang tipis, bursa Jepang dan Hong Kong yang terkena koreksi pagi ini.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,55 poin (0,07%) ke level 2.318,62. Â
- Indeks Hang Seng melemah 35,82 poin (0,15%) ke level 23.565,96. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 103,61 poin (0,95%) ke level 10.809,69. Â
- Indeks Straits Times menguat tipis 1,79 poin (0,06%) ke level 3.213,01.











































