IHSG Jatuh 25 Poin Akibat Profit Taking

IHSG Jatuh 25 Poin Akibat Profit Taking

- detikFinance
Senin, 21 Jan 2013 16:08 WIB
IHSG Jatuh 25 Poin Akibat Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 25 terkena aksi ambil untung setelah akhir pekan lalu cetak rekor tertinggi. Saham-saham bank kelas berat menjadi target aksi jual.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.620 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.650 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 6,815 poin (0,15%) ke level 4.458,669. Indeks mulai terkena aksi ambil untung pasca cetak rekor tertingginya akhir pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks sempat menembus level intraday tertingginya hari ini di 4.472,108. Rekor intraday tertinggi sebelumnya pada 4.465,484 diraih indeks akhir pekan lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terpangkas 10,419 poin (0,23%) ke level 4.455,065. Indeks sempat menembus level intraday tertingginya sepanjang sejarah sebelum jatuh ke zona merah.

Aksi ambil untung terjadi di saham-saham bluechip di sektor perbankan, alias saham bank kelas berat. Beberapa saham komoditas juga jadi target aksi jual sehingga indeks terjebak di zona merah.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (21/1/2013), IHSG jatuh 25,510 poin (0,57%) ke level 4.439,974. Sementara Indeks LQ45 anjlok 6,919 poin (0,90%) ke level 760,000.

Sektor konsumer mencoba menahan bursa supaya tidak jatuh terlalu dalam berkat aksi beli yang membuatnya naik 1,33%. Sayangnya, koreksi terjadi di tujuh sektor lain sehingga indeks tak kuasa bertahan di zona hijau.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 122.673 kali pada volume 4,107 miliar lembar saham senilai Rp 3,943 triliun. Sebanyak 112 saham naik, sisanya 135 saham turun, dan 100 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan awal pekan dengan ditutup dua arah, sebagian ke zona merah dan sisanya ke zona hijau. Bursa Jepang anjlok cukup dalam jelang pertemuan Bank of Japan.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 11,15 poin (0,48%) ke level 2.328,22.  
  • Indeks Hang Seng menipis 10,87 poin (0,05%) ke level 23.590,91.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 165,56 poin (1,52%) ke level 10.747,74.  
  • Indeks Straits Times naik 12,67 poin (0,39%) ke level 3.223,89.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 39.000 ke Rp 779.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 3.900 ke Rp 63.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 53.700, dan Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 23.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.400 ke Rp 40.600, Mandom (TCID) turun Rp 550 ke Rp 10.900, Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 21.500, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 16.000.
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads