Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.670 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.700 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 8,621 poin (0,19%) ke level 4.447,651 melanjutkan penguatan kemarin. Indeks dapat semangat dari bursa-bursa di regional yang kompak menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 8,160 poin (0,18%) ke level 4.447,190 menyusul aksi beli selektif saham-saham unggulan. Indeks bergerak dalam rentang yang tipis.
Indeks bergerak dalam rentang yang tipis. Posisi tertingginya yang bisa dicapai hari ini ada di level 4.456,934. Untungnya, indeks berhasil menghindari zona merah hingga siang hari ini.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (30/1/2013), IHSG ditutup bertambah 13,945 poin (0,31%) ke level 4.452,975. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 3,492 poin (0,46%) ke level 761,139.
Beberapa emiten yang sudah mengeluarkan laporan kinerja keuangan akhir 2012 rata-rata positif. Hal ini mendorong aksi beli di saham-sahamnya.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 158.468 kali pada volume 4,956 miliar lembar saham senilai Rp 5,218 triliun. Sebanyak 126 saham naik, sisanya 110 saham turun, dan 112 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil bertahan di zona hijau tanpa masuk ke teritori negatif sama sekali menyusul pergerakan bursa saham AS semalam yang cukup tinggi. Bursa saham Jepang memimpin penguatan dengan lonjaka 2,3%.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 23,50 poin (1,00%) ke level 2.382,47. Â
- Indeks Hang Seng naik 166,89 poin (0,71%) ke level 23.822,06. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 247,23 poin (2,28%) ke level 11.113,95. Â
- Indeks Straits Times bertambah 20,72 poin (0,64%) ke level 3.280,47. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.350 ke Rp 51.700, Fast Food (FAST) naik Rp 500 ke Rp 12.500, Indo Tambangraya (ITG) naik Rp 350 ke Rp 41.150, dan Centrin Online (CENT) naik Rp 310 ke Rp 1.570.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 19.800, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 15.550, Indosat (ISAT) turun Rp 200 ke Rp 6.800, dan Inovisi (INVS) turun Rp 200 ke Rp 7.000.
(ang/dru)











































