Mengakhiri perdagangan, Rabu (30/1/2013), IHSG ditutup bertambah 13,945 poin (0,31%) ke level 4.452,975. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 3,492 poin (0,46%) ke level 761,139.
Sementara, Wall Street terkena koreksi pada penutupan perdagangan Rabu setelah adanya laporan pertumbuhan ekonomi AS secara tak terduga melambat di triwulan terakhir 2012 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, penguatan IHSG bisa terhenti dengan adanya sentimen negatif dari pasar global dan regional. Kemungkinan indeks bergerak mixed cenderung melemah.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 25,57 poin (0,23%) ke level 11.088,38. Β
- Indeks KOSPI melemah 3,88 poin (0,20%) ke level 1.960,55. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup menguat menyusul sentimen positif dari Wallstreet. Dow Jones ditutup menguat menyusul laporan kinerja beberapa emiten besar kembali melampaui estimasi dan juga harga komoditas yng naik berhasil mendorong saham berbasis komoditas turut menguat. Penguatan komoditas didorong oleh optimisme ekonomi global yang membaik. Dow Jones kemarin mencetak rekor tertinggi sejak Oktober 2007. Data perumahan, yaitu harga rumah yang naik tertinggi sejak 6 tahun terakhir juga memberikan sentimen positif. Meski kepercayaan konsumen Januari lebih rendah dari estimasi tetapi tidak mempengaruhi kenaikan indeks, karena saat ini indeks dalam eforia bullish. Disisi lain pergerakan IHSG juga dibayangi oleh volatilitas kurs yang masih cukup tinggi. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran support-resistance 4.435-4.470. Saham pilihan : GGRM, CTRA, AISA, CLPI.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 13.95 poin (+0.31%) ke 4,452.98 dengan jumlah transaksi sebanyak 9.6 juta lot atau setara dengan Rp 4.89 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.45%), sektor basic-industries (+0.67%), sektor construction and property (+1.89%), sektor consumer goods (+0.77%), sektor finance (+0.72%), sektor infrastructure (-0.05%), sektor mining (-0.24%), sektor misc-industries (-1.20%), dan sektor trade (+0.08%)
Tercatat sebanyak 125 saham mengalami penguatan, 110 saham mengalami penurunan, 112 saham tidak mengalami perubahan dan 121 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I BMRI (+2.89%), GGRM (+2.68%), SMGR (+1.96%), KLBF (+2.75%), dan BSDE (+5.11%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ASII (-1.30%), UNTR (-1.49%), ISAT (-2.86%), GEMS (-6.38%), dan BTPN (-1.92%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp401.73 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, INDF, BBCA, KLBF, dan TLKM. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,688 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin mengindikasikan hari ini IHSG juga akan mengalami penguatan. Hal ini terlihat dari tiga indikator yang kami gunakan yaitu MACD, RSI dan Slow Stochastic yang menghasilkan sinyal bullish. Diperkirakan hari ini IHSG akan menguji resistance yang berada pada level 4,480. Dengan support 4,380 dan resistance 4,480. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: CTRP, GGRM, HRUM.
(ang/ang)











































