Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 17 poin terkena aksi ambil untung. Saham-saham yang kemarin sudah naik cukup tinggi mulai dilepas investor.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 1,900 poin (0,04%) ke level 4.451,075 terkena sentimen negatif dari bursa global. Sentimen melambatnya pertumbuhan ekonomi AS menghambat laju penguatan IHSG.
Aksi ambil untung menyasar saham-saham lapis dua yang kemarin sudah naik tinggi. Indeks masih ditopang oleh saham-saham unggulan yang masih mampu menguat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks cuma sempat menanjak ke posisi tertingginya di level 4.457,663 sebelum kembali terjatuh ke zona merah. Aksi ambil untung memaksa indeks bergerak ke bawah.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 96.968 kali pada volume 3,883 miliar lembar saham senilai Rp 2,89 triliun. Sebanyak 87 saham naik, sisanya 126 saham turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata mulai berjalan di teritori negatif hingga siang hari ini. Melambatnya ekonomi AS membuat investor berhati-hati terhadap pemulihan ekonomi dunia.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 2,40 poin (0,10%) ke level 2.384,87. Â
- Indeks Hang Seng melemah 123,87 poin (0,52%) ke level 23.698,19. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 82,12 poin (0,74%) ke level 11.031,83. Â
- Indeks Straits Times berkurang 0,66 poin (0,02%) ke level 3.285,24. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 6.000 ke Rp 785.000, Centrin Online (CENT) naik Rp 390 ke Rp 1.960, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 41.400, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 200 ke Rp 6.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 200 ke Rp 10.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 200 ke Rp 51.500, dan Taisho (SQMI) turun Rp 180 ke Rp 690.










































