Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.755 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 4,895 poin (0,11%) ke level 4.458,598. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 1,223 poin (0,16%) ke level 762,479.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks langsung menembus level intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.477,130 tak lama setelah pembukaan. Level intraday tertinggi sebelumnya di 4.472,108 pada Senin 21 Januari 2013 lalu.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menanjak 18,720 poin (0,42%) ke level 4.472,423. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,913 poin (0,51%) ke level 765,169.
Kemarin, IHSG menghabiskan sepanjang perdagangan hari ini di zona merah akibat aksi ambil untung investor lokal. Untungnya, aksi beli pemodal asing berhasil membalikan arah IHSG jadi positif di penghujung perdagangan.
Bursa-bursa di Asia terkena sentimen negatif dari pasar global sehingga rata-rata melemah. Hanya pasar saham Jepang yang berhasil naik didorong turunnya tingkat pengangguran sepanjang 2012 lalu.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 9,88 poin (0,41%) ke level 2.375,54. Â
- Indeks Hang Seng turun 119,22 poin (0,50%) ke level 23.610,31. Â
- Indeks Nikkei 225 menanjak 39,84 poin (0,36%) ke level 11.178,50. Â
- Indeks Straits Times menipis 3,92 poin (0,12%) ke level 3.278,74.











































