Menanjak 27 Poin, IHSG Cetak Rekor Baru di Akhir Pekan

Menanjak 27 Poin, IHSG Cetak Rekor Baru di Akhir Pekan

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 01 Feb 2013 16:10 WIB
Menanjak 27 Poin, IHSG Cetak Rekor Baru di Akhir Pekan
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 27 poin dan berhasil mencetak rekor tertinggi barunya di level 4.481. Kinerja emiten berhasil mendorong indeks naik cukup tinggi.

Sementara nilai tukar rupaih terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.745 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.755 per dolar.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 7,951 poin (0,18%) ke level 4.461,654 menjelang pengumuan tingkat inflasi Januari oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Indeks dibayangi sentimen negatif dari pasar global dan regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks langsung menembus level intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.519,459. Level intraday tertinggi sebelumnya di 4.472,108 pada Senin 21 Januari 2013 lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melonjak 64,115 poin (1,44%) ke level 4.517,818 menyusul keluarnya laporan kinerja keuangan emiten yang rata-rata positif. Indeks pun langsung menembus level 4.500 untuk pertama kalinya.

BPS melaporkan inflasi di Januari 2013 mencapai 1,03%. Inflasi ini merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Sentimen ini tidak menyurutkan aksi beli yang dilakukan investor.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (1/2/2013), IHSG ditutup menanjak 27,931 poin (0,63%) ke level 4.481,634. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 4,925 poin (0,65%) ke level 766,181.

Rekor tertinggi IHSG sebelumnya berada di level 4.465,484 setelah naik 67,101 poin (1,53%) pada Jumat 18 Januari 2013.

Kinerja emiten yang rata-rata positif di akhir 2012 cukup menjadi 'bahan bakar' untuk melajunya indeks di zona hijau hari ini. Aksi beli ini dilakukan oleh semua investor, baik lokal maupun asing.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 167.210 kali pada volume 6,179 miliar lembar saham senilai Rp 6,25 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 98 saham turun, dan 92 saham stagnan.

Rata-rata bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan positif, hanya bursa saham Hong Kong yang ketinggalan di zona merah. Sentimen negatif dari pasar global semalam bisa dipatahkan.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 33,60 poin (1,41%) ke level 2.419,02. Β 
  • Indeks Hang Seng menipis 7,69 poin (0,03%) ke level 23.721,84. Β 
  • Indeks Nikkei 225 menguat 52,68 poin (0,47%) ke level 11.191,34. Β 
  • Indeks Straits Times naik 3,73 poin (0,11%) ke level 3.286,39. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indosat (ISAT) naik Rp 400 ke Rp 7.200, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 52.250, BNI (BBNI) naik Rp 325 ke Rp 4.250, dan XL Axiata (EXCL) naik Rp 300 ke Rp 5.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 800 ke Rp 10.200, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 20.150, Jaya Real (JRPT) turun Rp 300 ke Rp 3.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 41.200.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads