Membuka perdagangan awal pekan, IHSG bertambah 27,699 poin (0,62%) ke level 4.509,333 kembali melanjutkan penguatan didorong oleh lonjakan pasar saham global dan regional.
Sentimen positif itu berhasil mendorong aksi beli di lantai bursa. Investor mulai memburu saham-saham unggulan dan lapis dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (4/2/2013), IHSG menipis 0,627 poin (0,01%) ke level 4.481,007. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,614 poin (0,08%) ke level 765,567.
Saham-saham bank dan konsumer terkena aksi ambil untung. Dengan kapitalisasi cukup besar, saham-saham itu berhasil menyeret indeks jatuh ke zona merah.
Aksi ambil untung ini banyak dilakukan oleh investor domestik. Untungnya, beberapa unggulan saham masih menguat, seperti di sektor agrikultur dan pertambangan, sehingga indeks masih punya potensi menguat.
Indeks hampir saja menembus level tertingginya sepanjang sejarah, yaitu di level 4.519,459 yang diraih pada pertengahan perdagangan Jumat 1 Februari kemarin.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 135.518 kali pada volume 3,003 miliar lembar saham senilai Rp 3,008 triliun. Sebanyak 97 saham naik, sisanya 103 saham turun, dan 119 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih kompak bertahan di zona hijau. Aksi beli banyak terjadi setelah investor regional dapat sentimen positif dari pasar global.
Berikut situasi di bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 14,10 poin (0,58%) ke level 2.433,12. Â
- Indeks Hang Seng naik 122,21 poin (0,52%) ke level 23.844,05.
- Indeks Nikkei 225 menanjak 66,82 poin (0,60%) ke level 11.258,16. Â
- Indeks Straits Times bertambah 21,69 poin (0,66%) ke level 3.312,83. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Sorini Agro (SOBI) naik Rp 290 ke Rp 1.590, Surya Toto (TOTO) naik Rp 250 ke Rp 6.850, Bina Dana (ABDA) naik Rp 250 ke Rp 2.575, dan Matahari (MPPA) naik Rp 210 ke Rp 1.440.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.500 ke Rp 50.750, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 40.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 19.350, Multi Prima (LPIN) turun Rp 150 ke Rp 6.350.
(ang/dru)











































