Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.675 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.740 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 27,699 poin (0,62%) ke level 4.509,333 kembali melanjutkan penguatan didorong oleh lonjakan pasar saham global dan regional. Sentimen positif itu berhasil mendorong aksi beli di lantai bursa. Investor mulai memburu saham-saham unggulan dan lapis dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 0,627 poin (0,01%) ke level 4.481,007 akibat aksi ambil untung di saham-saham bank dan konsumer. Padahal, indeks sempat melesat tinggi dan menembus level 4.500.
Saham-saham bank dan konsumer terkena aksi ambil untung. Dengan kapitalisasi cukup besar, saham-saham itu berhasil menyeret indeks jatuh ke zona merah.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (4/2/2013), IHSG naik 8,931 poin (0,20%) ke level 4.490,565. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,025 poin (0,26%) ke level 768,206.
Indeks hampir saja menembus level tertingginya sepanjang sejarah, yaitu di level 4.519,459 yang diraih pada pertengahan perdagangan Jumat 1 Februari kemarin. Rencana ini kandas gara-gara aksi ambil untung yang dilakukan investor.
Meski tidak tembus intraday tertinggi, indeks berhasil cetak rekor tertingginya sepanjang sejarah. Rekor sebelumnya di level 4.481,634 yang diraihnya akhir pekan lalu pun terpecahkan.
Indeks harus berterima kasih kepada investor asing atas rekor ini. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 461,82 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 222.853 kali pada volume 6,178 miliar lembar saham senilai Rp 5,758 triliun. Sebanyak 87 saham naik, sisanya 152 saham turun, dan 107 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil mengakhiri perdagangan awal pekan ini dengan kompak menguat. Sentimen ini juga membantu indeks melaju di teritori positif jelang penutupan perdagangan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 9,13 poin (0,38%) ke level 2.428,15. Â
- Indeks Hang Seng bertambah 36,83 poin (0,16%) ke level 23.685,01. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 69,01 poin (0,62%) ke level 11.260,35. Â
- Indeks Straits Times menanjak 7,36 poin (0,22%) ke level 3.298,50. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 20.000 ke Rp 805.000, Metropolitan (MKPI) naik Rp 1.200 ke Rp 6.150, Matahari (MPPA) naik Rp 300 ke Rp 1.530, dan Sorini Agro (SOBI) naik Rp 290 ke Rp 1.590.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.550 ke Rp 50.700, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 40.450, Centris (CMPP) turun Rp 370 ke Rp 1.130, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 19.200.
(ang/dru)











































