39 AB Ikuti Perdagangan KOS Tahap I
Rabu, 29 Sep 2004 16:12 WIB
Jakarta - Sebanyak 39 Anggota Bursa (AB) akan mengikuti perdagangan awal Kontrak Opsi Saham (KOS) yang akan dimulai pada 6 Oktober 2004. Jumlah seat KOS yang tersedia untuk 40 AB namun satu AB batal mengikuti karena alasan teknis."Ya memang cuma 39 AB yang ikut KOS dari 40 seat yang tersedia karena satu AB ternyata kantornya tidak dilalui jalur KOS, jadi ini masalah teknis perusahaannya," kata Direktur Perdagangan dan Keanggotaan Bursa Efek Jakarta (BEJ) MS Sembiring, Rabu,(29/9/2004).Ke-39 AB yang ikut perdagangan KOS itu adalah: PT Artha Securities Tbk, PT Asia Kapitalindo Securities Tbk, PT Bhakti Securities, PT BNI Securities, PT Buana Capital, PT Bumiputera Capital Indonesia, PT Ciptadana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Danasakti Securities, PT Danpac Sekuritas, PT Dhanawibawa Arthacemerlang, PT Eficorp Sekuritas, PT Henan Putihrai, PT Hortus Danavest Tbk.PT Indo Premier Securities, PT Inti Fikasa Securindo, PT Kapitalindo Utama, PT Kim Eng Securities, PT Lautandhana Securindo, PT Madani Securities, PT Mahakarya Artha Securities, PT Makindo Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Indonesia, PT Mentari Securindo, PT Mitra Investdana Sekurindo, PT NC Securities.PT Pacific Duaribu Investindo, PT Panca Global Securities, PT Panin Capital, PT Phillip Securities Indonesia, PT Pratama Penaganarta, PT Sarijaya Permana Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, PT Suprasurya Danawan Sekuritas, PT Trimegah Securities Tbk, PT Valbury Asia Securities, PT Wanteg Securindo dan PT Yulie Sekurindo.Untuk tahap berikutnya, menurut Sembiring, akan dibuka pendaftaran untuk setiap 40 AB sesuai dengan kursi yang tersedia. Ditegaskan, saat ini sistem KOS sudah selesai dan tidak ada masalah.Tahap awal perdagangan KOS hanya meliputi lima saham yakni saham PT Astra Intrenasional Tbk (ASII), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP0, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).Menurut Sembiring, acuan harga untuk perdagangan KOS itu berdasarkan penutupan transaksi saham, Selasa 5 Oktober 2004 yang kemudian menggunakan metode WMA (Weight Moving Average) yakni harga rata-rata tertimbang dari saham acuan opsi selama 30 menit dan akan muncul setelah 15 menit berikutnya.Tipe KOS yang dipakai adalah call option dan put option, dengan satuan perdagangan satu kontrak sama dengan 10.000 opsi saham. Masa berlaku KOS itu adalah satu bulan, dua bulan dan tiga bulan.Kedepannya ujar Sembiring, jumlah saham yang diperdagangkan terus bertambah sesuai dengan kriteria yang dipakai. Seperti, saham tersebut telah tercatat sekurang-kurangnya 12 bulan. Kinreja selama 12 bulan terakhir memiliki frekuensi perdagangan minimal 2.000 transaksi per bulan dan volatilitas harian minimal 0,5 persen. Harga saham minimal Rp 500 per saham dan nilai kapitalisasi bursa minimal Rp 500 minimal.
(mi/)











































