Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka memguat di posisi Rp 9.670 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.680 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 14,516 poin (0,32%) ke level 4.493,957. Sedangkan Indeks LQ45 naik 3,629 poin (0,47%) ke level 770,478.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli langsung marak terjadi, terutama di saham-saham unggulan. Sayangnya tidak semua indeks sektoral bisa menguat, sektor industri dasar masih terkena aksi ambil untung.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 21,672 poin (0,48%) ke level 4.501,113. Sementara Indeks LQ45 naik 3,842 poin (0,50%) ke level 770,691.
Kemarin, IHSG turun 11 poin gara-gara aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Dana asing masih terus mengalir masuk ke lantai bursa, kali ini jumlahnya mencapai lebih dari Rp 700 miliar.
Semalam, Wall Street rebound cukup tinggi setelah terjadi aksi jual masif sehari sebelumnya. Kinerje emiten yang melebihi ekspektasi pasar jadi pemicu aksi beli.
Bursa-bursa di Asia kompak bergerak di zona hijau pagi ini didorong oleh kabar positif dari Wall Street tersebut. Pasar saham Jepang memimpim penguatan dengan lonjakan hampir tiga persen menyusulnya jatuhnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,71 poin (0,15%) ke level 2.436,84. Â
- Indeks Hang Seng menguat 109,69 poin (0,47%) ke level 23.258,22. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 304,34 poin (2,75%) ke level 11.351,26. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 0,91 poin (0,03%) ke level 3.273,57.











































