Naik Tipis 4 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi

Naik Tipis 4 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi

- detikFinance
Kamis, 07 Feb 2013 15:59 WIB
Naik Tipis 4 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4 poin dibantu penguatan saham-saham lapis dua. Meski hanya naik tipis, indeks kembali menembus rekor tertingginya sepanjang masa.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 0,857 poin (0,02%) ke level 4.499,833 setelah kemarin cetak rekor tertinggi. Indeks menjadi satu-satunya pasar saham yang menguat di Asia.

Saham-saham lapis dua menahan indeks di zona hijau atas aksi beli selektif yang dilakukan investor. Sedangkan saham unggulan sudah terkena koreksi setelah kemarin naik cukup tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 2,720 poin (0,06%) ke level 4.501,696 berkat aksi beli di saham-saham lapis dua. Aksi profit taking di saham unggulan menghambat penguatan indeks.

Indeks hampir saja menembus level intraday tertingginya sepanjang masa, namun sayang penguatan indeks terhambat aksi ambil untung. Indeks hanya mampu menanjak sampai 4.514,868 sebelum akhirnya melambat.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (7/2/2013), IHSG ditutup naik tipis 4,172 poin (0,09%) ke level 4.503,148. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 0,545 poin (0,07%) ke level 770,394.

Indeks kembali menembus rekor tertingginya meski hanya naik tipis. Padahal, rekor tertingginya sepanjang masa baru saja diraihnya kemarin, yaitu di level 4.498,976 setelah naik 19,535 poin (0,44%).

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 2,045 triliun di pasar reguler dan negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 155.338 kali pada volume 5,148 miliar lembar saham senilai Rp 6,959 triliun. Sebanyak 128 saham naik, sisanya 112 saham turun, dan 112 saham stagnan.

Nilai dan volume transaksi perdagangan hari ini melonjak tinggi karena ada transaksi tutup sendiri (crossing) saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 2,3 triliun. Transaksi tersebut difasilitasi oleh Credit Suisse (SC) di pasar negosiasi.

Bursa-bursa di regional menutup perdagangan hari ini dengan kompak terkoreksi, seluruhnya terjebak di zona merah. Hanya bursa Indonesia yang berhasil menguat.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa Asia hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 15,95 poin (0,66%) ke level 2.418,53.  
  • Indeks Hang Seng turun 79,93 poin (0,34%) ke level 23.177,00.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 106,68 poin (0,93%) ke level 11.357,07.  
  • Indeks Straits Times berkurang 18,39 poin (0,56%) ke level 3.258,14.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 12.500 ke Rp 267.500, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.000 ke Rp 870.000, Lionmesh (LMSH) naik Rp 2.000 ke Rp 12.000, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 64.700.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 40.400, Unggul Indah (UNIC) turun Rp 250 ke Rp 1.750, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 250 ke Rp 5.450, dan Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 9.650.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads