Mario Draghi Seret Wall Street ke Zona Merah

Mario Draghi Seret Wall Street ke Zona Merah

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 08 Feb 2013 07:59 WIB
Mario Draghi Seret Wall Street ke Zona Merah
New York - Wall Street menutup perdagangan Kamis dengan kembali terkena koreksi. Komentar Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi dan buruknya proyeksi ekonomi Eropa jadi pemicu aksi jual.

Draghi mengatakan, nilai tukar euro terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sangat penting dalam menjaga stabilitas. Investor menganggap pernyataan itu dengan perbankan sedang was-was dengan perkembangan euro beserta efeknya terhadap ekonomi Eropa.

Meski melemah, tapi Wall Street masih mencetak pertumbuhan sejak awal tahun ini, indeks S&P 500 sudah naik 5,8% di 2013. Banyak analis menilai, koreksi yang terjadi hari ini adalah wajar setelah beberapa perdagangan terakhir Wall Street menguat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melihat penguatan pasar di Januari, wajar jika sedikit mengalami koreksi dan konsolidasi sementara, itu pertanda yang sehat," kata Eric Marshall, direktur riset dari Hodges Capital Management di Dallas dikutip Reuters, Jumat (8/2/2013).

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 42,47 poin (0,30%) ke level 13.944,05. Indeks Standard & Poor's 500 turun ke level 2,73 poin (0,18%) ke level 1.509,39. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 3,34 poin (0,11%) ke level 3.165,13.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads