IHSG Bergerak di Rentang Terbatas

Rekomendasi Saham

IHSG Bergerak di Rentang Terbatas

- detikFinance
Senin, 11 Feb 2013 08:35 WIB
IHSG Bergerak di Rentang Terbatas
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terpangkas 11 poin menyusul aksi ambil untung yang dilakukan investor asing. Posisi indeks yang sudah naik tinggi dimanfaatkan untuk profit taking.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (8/2/2013), IHSG berkurang 11,881 poin (0,26%) ke level 4.491,267. Sementara Indeks LQ4 melemah 1,549 poin (0,20%) ke level 768,845.

Indeks-indeks saham di bursa Wall Street AS berakhir cerah di akhir pekan. Indeks Nasdaq menyentuh level tertingginya selama 5 tahun didorong oleh saham-saham sektor teknologi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, indeks Dow Jones berakhir naik 48,92 poin (0,35%) ke level 13.992,97. Indeks S&P 500 naik 8,54 poin (0,57%) ke level 1.517,93. Kemudian indeks Nasdaq naik 28,74 poin (0,91%) ke level 3.193,87.

Hari ini, IHSG bergerak tanpa bantuan sentimen dari pasar regional dan hanya mengandalkan pasar global akhir pekan lalu. Indeks diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang terbatas.

Bursa-bursa di Asia hari ini tutup menyambut hari Imlek alias tahun baru China. Bursa-bursa yang tutup antara lain China, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, Jepang dan Taiwan.

Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup turun -11.88 poin (-0.26%) ke 4,491.27 dengan jumlah transaksi sebanyak 17,05 juta lot atau setara dengan Rp 6,77 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.42%), sektor basic-industries (-0.21%), sektor construction and property (-0.20%), sektor consumer goods (-0.93%), sektor finance (-0.53%), sektor infrastructure (+0.11%), sektor mining (-0.76%), sektor misc-industries (+1.08%), dan sektor trade (-0.15%)

Tercatat sebanyak 85 saham mengalami penguatan, 154 saham mengalami penurunan, 105 saham tidak mengalami perubahan dan 124 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII (+1.31%), EXCL (+3.85%), BMRI (+0.57%), UNTR (+1.58%), dan TOWR (+3.71%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBRI (-1.23%), BBCA (-1.00%), UNVR (-1.35%), PGAS (-1.61%), dan KLBF (-2.68%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp330.58 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, SMGR, BMRI, INDF, dan BDMN. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,657 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG menghasilkan sinyal Bearish engulfing reversal pattern yang disertai kenaikan pada volume chart. Hal ini mengindikasikan hari ini IHSG akan mengalami koreksi di mana hal ini juga dikonfirmasi oleh indikator teknikal Stochastic yang membentuk sinyal dead cross dan RSI yang juga menghasilkan sinyal bearish. Dengan support 4,380 dan resistance 4,550. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BRPT, GGRM, INDY.

Trust Securities
Akhirnya setelah 3 hari reli untuk mencoba ditutup di resisten terbarunya, IHSG terpaksa harus menyerah ke zona merah. Seperti yang pernah kami sampaikan sebelumnya dimana ini sudah menjadi β€œpakem” bagi IHSG bahwa setelah ditutup di level resisten terbarunya, akan diikuti dengan pelemahan. Bersamaan dengan itu, pergerakan bursa saham AS dan Eropa sebelumnya yang kurang baik turut mempengaruhi laju IHSG. Tak ketinggalan, adanya rilis kinerja emiten-emiten di Asia yang buruk sempat membuat bursa saham Asia melemah dan berimbas negatif pada IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.528,26 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.487,84 (level terendahnya) jelang preclosing dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.491,27. Volume perdagangan tercatat naik dan nilai total transaksi menurun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Senin (11/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4468-4477 dan resistance 4535-4540. Berpola bullish engulfing di bawah upper bollinger bands (UBB). MACD cenderung melemah dengan histogram positif yang sedikit turun. RSI, William's %R, dan Stochastic gagal upreversal pada area overbought. Dengan penutupan di bawah level support 1 maka ada kemungkinan IHSG akan mencoba level support berikutnya. Akan tetapi, kami berharap jikapun terjadi pelemahan maka bersifat terbatas agar tidak menjauh dari pergerakan konsolidasinya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads