Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 17,988 poin (0,40%) ke level 4.509,265 mengikuti positifnya bursa global akhir pekan lalu. Aksi beli selektif langsung marak terjadi di awal perdagangan.
Hampir seluruh sektor industri di lantai bursa menguat, dipimpin oleh saham-saham lapis dua. Indeks hampir menembus kembali level intraday tertinggi sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak investor yang masih meliburkan diri terkait hari tahun baru China alias Imlek. Sehingga, transaksi terhitung masih cukup sepi. Untungnya, aksi beli selektif di saham-saham unggulan dan lapis dua.
Aksi beli ini banyak dilakukan oleh investor asing. Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks hari ini ada di level 4.514,121.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 67.963 kali pada volume 1,817 miliar lembar saham senilai Rp 1,319 triliun. Sebanyak 104 saham naik, sisanya 86 saham turun, dan 112 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia hari ini banyak yang tutup menyambut hari Imlek alias tahun baru China. Bursa-bursa yang tutup antara lain China, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, Jepang dan Taiwan.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 850 ke Rp 66.850, United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 19.800, Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 500 ke Rp 6.000, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 400 ke Rp 26.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Surya Esa (ESSA) turun Rp 175 ke Rp 2.700, Mayora (MYOR) turun Rp 100 ke Rp 20.600, Multi Prima (LPIN) turun Rp 100 ke Rp 5.800, dan Garda Tujuh (GTBO) turun Rp 100 ke Rp 5.900.
(ang/dru)











































