Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 11 poin meski banyak investor meliburkan diri karena masih dalam suasana hari raya Imlek. Penguatan ini disokong oleh aksi beli selektif investor asing.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.610 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.690 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 17,988 poin (0,40%) ke level 4.509,265 mengikuti positifnya bursa global akhir pekan lalu. Aksi beli selektif langsung marak terjadi di awal perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 15,857 poin (0,35%) ke level 4.507,124 meski tanpa dukungan bursa-bursa regional yang libur Imlek. Indeks dapat sentimen positif dari bursa global akhir pekan lalu.
Banyak investor yang masih meliburkan diri terkait hari tahun baru China alias Imlek. Sehingga, transaksi terhitung masih cukup sepi. Untungnya, aksi beli selektif masih terjadi di saham-saham unggulan dan lapis dua.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (11/2/2013), IHSG ditutup bertambah 11,980 poin (0,27%) ke level 4.503,247. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 2,480 poin (0,32%) ke level 771,325.
Aksi beli selektif oleh investor asing berhasil menahan indeks di zona hijau. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 134,96 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 112.882 kali pada volume 3,409 miliar lembar saham senilai Rp 2,734 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 107 saham turun, dan 125 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia hari ini banyak yang tutup menyambut hari Imlek alias tahun baru China. Bursa-bursa yang tutup antara lain China, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Malaysia, Jepang dan Taiwan.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 700 ke Rp 19.950, Lionmesh (LMSH) naik Rp 500 ke Rp 13.500, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 11.000, dan Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 500 ke Rp 6.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 500 ke Rp 5.400, Nipress (NIPS) turun Rp 300 ke Rp 4.300, Surya Esa (ESSA) turun Rp 100 ke Rp 2.775, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 8.750.
(ang/dru)











































