Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di posisi Rp 9.625 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.610 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,260 poin (0,05%) ke level 4.505,507. Sedangkan Indeks LQ45 bertambah 0,565 poin (0,07%) ke level 771,890.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih berhati-hati dalam bertransaksi mengingat posisi indeks yang sudah cukup tinggi. Aksi beli selektif dilakukan investor di saham-saham unggulan.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 12,627 poin (0,28%) ke level 4.515,874. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,689 poin (0,35%) ke level 774,014.
Kemarin, IHSG bertambah 11 poin meski banyak investor meliburkan diri karena masih dalam suasana hari raya Imlek. Penguatan ini disokong oleh aksi beli selektif investor asing.
Sedangkan Wall Street berakhir datar setelah investor kehabisan dorongan untuk membeli saham menyusul penguatan yang sudah terjadi enam pekan berturut-turut. Pelaku pasar menanti katalis baru yang bisa menjadi pendorong pergerakan bursa.
Bursa-bursa di Asia masih banyak yang libur menyambut hari raya Imlek, seperti bursa China, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. Pasar saham regional yang sudah buka pagi hari mampu menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 270,01 poin (2,42%) ke level 11.423,17.
- Indeks KOSPI menipis 1,51 poin (0,08%) ke level 1.949,39.











































