RUPSLB Indosat Gagal Tunjuk Dirut Baru
Kamis, 30 Sep 2004 16:32 WIB
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS) PT Indosat Tbk, gagal menunjuk Dirut baru. Yoyo Waluyo Basuki, calon yang didukung pemerintah ditolak Singapore Technologys Telemedia (STT), sebagai pemegang saham mayoritas.RUPSLB Indosat yang digelar di gedung Indosat, Jl. Medan Merdeka Jakarta, Kamis (30/9/2004) memang berjalan alot. Terjadi tarik ulur, khususnya mengenai posisi Dirut Indosat."Terjadi tarik ulur dalam rapat tadi. Calon Dirut yang disodorkan pemerintah ditolak oleh STT," kata salah seorang peserta rapat.Buntutnya, RUPSLB Indosat tersebut gagal menunjuk Dirut Indosat yang baru. Selanjutnya, untuk sementara jabatan Dirut Indosat akan dikosongkan. Untuk posisi direksi lainnya, hasil RUPSLB Indosat memutuskan tidak ada perubahan. Wityasmoro Sih Handayanto tetap menjabat sebagai Direktur Pengembangan, Hasnul Suhaimi sebagai Direktur Pemasaran Seluler.Sutrisman sebagai Direktur Corporate Services. Wahyu Wijayadi sebagai Direktur Telekomunikasi Tetap dan MIDI dan Raymond Tan Direktur Operasional dan peningkatan Kualitas.Wakil Presiden Direktur juga masih tetap dijabat Ng Eng Ho. Sementara Direktur Keuangan yang semula dijabat Nicolas Chan diganti Wong Heang Tuck. Satu penambahan direktur baru yakni Direktur IT yang dijabat oleh Joseph Cham Lam Peng.RUPSLB juga menetapkan, pelaksanaan tugas Dirut Indosat akan dilakukan oleh Wakil Dirut sampai terpilihnya Dirut baru dalam RUPS mendatang. Sedangkan mantan Dirut Indosat, Widya Purnama, dinyatakan secara resmi telah mundur dari institusi Indosat.RUSPSLB juga menyetujui beberapa perubahan pasal Anggaran Dasar Indosat. Salah satunya mengubah nama perusahaan yang semula PT Indonesia Satelindo Coorporation Tbk, menjadi hanya PT Indosat Tbk.Setelah RUPSLB usai, sempat dilakukan upcara pelepasan Widya Purnama oleh para karyawan Indosat. Mereka mengiringi Widya mulai dari lobi sampai keluar pintu gerbang gedung Indosat menuju mobilnya.
(djo/)











































