Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 2,023 poin (0,04%) ke level 4.505,270 meski sudah masuk area jenuh beli. Rata-rata bursa di Asia masih libur menyambut hari raya Imlek.
Investor masih berhati-hati dalam bertransaksi mengingat posisi indeks yang sudah cukup tinggi. Aksi beli selektif dilakukan investor di saham-saham unggulan dan berhasil mendorong indeks sampai menembus rekor intraday tertingginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menanjak 27,601 poin (0,61%) ke level 4.530,848. Saham-saham kelas berat, terutama di sektor tambang, menjadi target perburuan investor hari ini.
Aksi beli ini didominasi investor asing. Investor lokal yang kemarin banyak meliburkan diri terkait hari raya Imlek kini mulai berburu saham kembali.
Menutup perdagangan, Selasa (12/2/2013), IHSG menanjak 44,996 poin (1,00%) ke level 4.548,243. Sementara Indeks LQ45 melaju 9,203 poin (1,19%) ke level 780,528.
Indeks kembali menembus rekor tertingginya hari ini. Aksi beli di saham-saham unggulan menjadi faktor pendorong. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun kompak menghijau.
Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 287,38 miliar di pasar reguler dan negosiasi.
Rekor IHSG tertinggi sebelumnya di level 4.503,148 yang diraihnya pada 7 Februari 2012. Saat itu indeks naik tipis 4,172 atau setara 0,09%.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 153.911 kali pada volume 6,505 miliar lembar saham senilai Rp 4,226 triliun. Sebanyak 146 saham naik, sisanya 85 saham turun, dan 120 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih banyak yang libur menyambut hari raya Imlek, seperti bursa China, Hong Kong, Singapura, Malaysia dan Taiwan. Pasar saham regional yang sudah buka hari ini ditutup mixed.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 215,96 poin (1,94%) ke level 11.369,12. Â
- Indeks KOSPI turun 5,11 poin (0,26%) ke level 1.945,79. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 30.000 ke Rp 900.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 12.500 ke Rp 280.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 2.250 ke Rp 68.250, dan Goodyear (GDYR) naik Rp 700 ke Rp 13.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 10.500, Fast Food (FAST) turun Rp 500 ke Rp 12.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 49.500, dan Mandom (TCID) turun Rp 350 ke Rp 11.250.
(ang/dru)











































