Belum Berhenti Menanjak, IHSG Naik 4 Poin

Belum Berhenti Menanjak, IHSG Naik 4 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 13 Feb 2013 09:06 WIB
Belum Berhenti Menanjak, IHSG Naik 4 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terus menanjak meski kemarin sudah mencetak rekor tertingginya kemarin. Aksi beli asing mendorong indeks terus melaju di zona hijau.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.640 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 4,619 poin (0,10%) ke level 4.552,862. Sedangkan Indeks LQ45 bertambah 1,155 poin (0,15%) ke level 781,683.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Rabu (13/2/2013), IHSG dibuka menguat 6,401 poin (0,14%) ke level 4.554,644. Indeks LQ45 dibuka naik 1,208 poin (0,15%) ke level 781,736.

Indeks sudah menanjak dalam dua perdagangan terakhir didorong aksi beli terutama oleh investor asing. Indeks pun langsung menembus level intraday tertingginya tak lama setelah pembukaan perdagangan.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat tipis 4,272 poin (0,09%) ke level 4.552,515. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,284 poin (0,04%) ke level 780,812.

Kemarin, IHSG menanjak 44 poin atas aksi borong saham unggulan dan lapis dua. Indeks kembali menembus rekor tertingginya sepanjang masa.

Semalam, saham-saham di Wall Street rata-rata menguat tipis, mendorong Dow Jones dekati level tertingginya sepanjang masa. Investor optimistis jelang pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kepada serikat buruh AS.

Bursa saham China, Hong Kong dan Taiwan masih tidak berdagangan hari ini, libur menyambut hari raya Imlek. Pasar saham regional yang buka hari ini bergerak mixed.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 35,19 poin (0,31%) ke level 11.333,93.  
  • Indeks Straits Times naik 20,24 poin (0,62%) ke level 3.290,54.  
  • Indeks KOSPI menguat 8,48 poin (0,44%) ke level 1.954,27.  
(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads