Borneo Dukung Grup Bakrie 'Cerai' dengan Bumi Plc

Borneo Dukung Grup Bakrie 'Cerai' dengan Bumi Plc

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 13 Feb 2013 11:03 WIB
Borneo Dukung Grup Bakrie Cerai dengan Bumi Plc
Jakarta -

PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) mendukung Grup Bakrie dalam rangka membahas bubarnya kerjasama atau perceraiannya dengan Bumi Plc. Pasalnya, sebagai pemegang saham, BORN sudah menderita kerugian investasi cukup besar.

Borneo menuding Nathaniel Rothcshild-lah dalang di balik kerugian investasi tersebut. Selama ini, Rothcshild banyak berulah dan menyebarkan kabar miring seputar Bumi Plc dan anak usahanya di Indonesia, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ke sejumlah media asing.

"BORN adalah perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memiliki tanggung jawab kepada para pemegang saham untuk mendapatkan sebanyak mungkin nilai investasi di Bumi PLC," kata Direktur Utama BORN Alexander Ramlie dalam siaran keterangan tertulis, Rabu (13/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pada Januari 2012, BORN menginvestasikan US$ 1 milair di Bumi Plc dengan harga per saham sebesar £10,90 dan telah kehilangan lebih banyak nilai investasi dibandingkan dengan pemegang saham lainnya.

"BORN berkeinginan untuk mendapatkan kembali nilai investasi tersebut melalui peningkatan harga saham Bumi Plc dan oleh karena itu kepentingan BORN selaras dengan kepentingan para pemegang saham lainnya," jelasnya.

Menurutnya, hal di atas bertolak belakang dengan Nat Rothshild, yang dipercaya memiliki ongkos investasi sekitar £3,50 per saham oleh karena ia memperoleh sejumlah besar saham gratis (Saham Seri B) di bulan September 2011.

Ia menambahkan, selama menjadi investor, BORN telah banyak terlibat dalam Bumi Plc dan usaha kelompoknya di Indonesia. Selama enam bulan pertama di Bumi Plc, perseroan berkonsultasi kepada Dewan Bumi Plc, untuk melakukan integrasi sebesar-besarnya atas berbagai perusahaan dan bisnis dengan cara mencalonkan perwakilan senior untuk ditempatkan sebagai Dewan di seluruh anak perusahaan inti, asosiasi dan afiliasi.

Sayangnya, kata dia, rencana itu sering terganggu dengan tindakan antagonis yang terang‐terangan digunakan oleh Nat Rothschild, yang hanya memberikan sedikit harapan bagi para pemegang saham untuk bekerja secara profesional.

"Dalam pandangan kami, dengan investasi yang kecil di mana Nat Rothschild terlibat, termasuk di Bumi PLC, ia telah menunjukkan rekam jejak yang sepertinya tidak efektif dan melibatkan konfrontatif publik," jelasnya.

Oleh karena itu, BORN sepakat dan mendukung rencana 'cerai' yang sudah dilayangkan oleh Grup Bakrie ke Bumi Plc. Grup Bakrie sudah menawarkan pembelian kembali saham-saham yang dipegang Bumi Plc di aset-asetnya di Indonesia senilai US$ 1,2 miliar.

Caranya dengan pembelian kembali 29% saham BUMI juga 85% kepemilikan di BRAU yang keduanya merupakan anak usaha Bumi Plc. Pembelian akan dilakukan secara bertahap. Masing-masing nilainya US$ 278 juta dan US$ 950 juta.

Rothschild, yang juga salah satu pemegang saham Mayoritas di Bumi Plc merespons proposal ini dengan tawaran baru, yaitu berani membayar Bumi Plc senilai US$ 270 juta (Rp 2,5 triliun) kepada Bumi Plc melalui NR Investments jika dewan komisarisnya berani memutus hubungan dengan Grup Bakrie dan Samin Tan.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads