Yoyo Mengaku Tak Aneh Gagal Jadi Dirut Indosat

Yoyo Mengaku Tak Aneh Gagal Jadi Dirut Indosat

- detikFinance
Kamis, 30 Sep 2004 17:46 WIB
Jakarta - Dirut PT Aplikanusa Listasarta Yoyo Waluyo Basuki mengaku dirinya memang ditawarkan untuk menjadi salah satu calon dirut PT Indosat Tbk., yang diajukan pemerintah dalam RUPSLB Indosat hari ini. Meski gagal terpilih Yoyo menilai hal itu merupakan sesuatu yang wajar."Saya banyak ditawarkan salah satunya di sini dan itu bukan sesuatu hal yang aneh," ungkap Yoyo usai RUPSLB Indosat di Gedung Indosat, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis, (30/9/2004).Menurutnya, sebagai seorang profesional ia melihat batalnya penunjukkan dirut Indosat kali ini sebagai hal yang wajar karena bagaimana pun pertimbangan pemegang saham harus diperhatikan, terutama penerintah dan Sinagpore Technologys Telemedia (STT) sebagai pemegang saham terbesar."Jadi, bukan hal aneh sebagai profesional saya biasa saja. Saya jadi calon saja sudah senang," kata dia.Berikut petikan wawancara dengan Yoyo;Bagaimana tanggapan anda dengan gagalnya penunjukkan dirut Indosat kali ini? Sebagai profesional saya melihat ini hal yang wajar, karena pertimbangan pemegang saham itu harus diperhatikan, terutama pemerintah dan STT. Jadi bukan hal yang aneh. Sebagai profesional saya melihatnya biasa saja. Saya jadi calon saja sudah senang.Jadi anda bersedia ya kalau ditunjuk jadi dirut Indosat? Jadi presiden saja saya mau, kalau ditunjuk. Saya profesional saja, ada kerjaan dan saya lihat mampu, bisa, ada challenging (tantangan), dan itu digaji kenapa tidak.Perasaan anda gimana sebagai calon pemerintah yang gagal dipilih? Dari dulu saya calon terus. Hal yang wajar, enjoy saja.Jadi anda benar ya ditawarkan pemerintah? Saya banyak ditawarkan, salah satunya di sini dan itu bukan sesuatu hal yang aneh.Apa penawarannya berupa SK? Saya tidak tahu.Katanya berupa surat yang dilayangkan hari Minggu, kemarin? Saya tidak tahu, saya ini kan obyek.Maaf, katanya ada rumors anda setor Rp 6 miliar ke pemerintah? Saya kalau punya uang mendingan jangan jadi dirut, jadi pengusaha saja.Jadi itu tidak benar ya? Kalau saya punya uang yang katanya Rp 6 miliar lebih baik saya jadi pengusaha. Saya nggak tahu dari mana berita itu. Anda punya uang Rp 6 miliar mau nggak disetorin lalu korupsi di sini, itu susah. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads