Direktur EPC & Pengembangan Bisnis PTPP Harry Nugroho mengatakan yang pertama adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Proyek ini merupakan bagian dari FTP tahap 2.
Rencananya, PLTU dengan kapasitas 150 megawatt tersebut akan dibangun di pulau Jawa. Nilai investasi masih dihitung ulang karena belum ada kepastian tempat. Namun, kuartal IV diupayakan proyek ini dapat berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian adalah proyek Pembangkit Listrik Mini Hydro di wilayah Sumatera. Ini juga termasuk dalam FTP tahap II. Kapasitas diketahui sebesar 10 megawatt dan nilai investasi sebesar Rp 250 miliar.
"Itu kita mulai di semester kedua," ujar Sekretaris Perusahaan PP Betty Ariana di kesempatan yang sama.
Ia menambahkan, selain itu ada beberapa proyek pembangkit listrik yang sudah memasuki tahap FS. Betty tidak menyebutkan jumlahnya, namun diupayakan tahun ini siap dibangun.
Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo sebelumnya mengatakan proyek EPC adalah bagian dari pelebaran bisnis perseroan. Tercatat di tahun 2012 EPC sudah menyumbang 17% dari total laba bersih 2012 yang diperkirakan sebesar Rp288 miliar.
"EPC kita mulai tahun 2011 dan tahun 2012 sudah menyumbang 17%," terangnya.
Beberapa proyek EPC yang telah selesai adalah PLTMG Sei Gelam 90 mw Jambi, PLTG Duri Riau 100 mw, PLTGU 3 x 40 mw Cilegon, PLTU 2 x 7 mw Lampung, PLTG Talang Duku 65 mw Sumsel.
(ang/ang)











































