Menutup perdagangan, Kamis (14/2/2013), IHSG bertambah 17,105 poin (0,37%) ke level 4.588,673. Sementara Indeks LQ45 naik 1,386 poin (0,18%) ke level 786,300.
Wall Street masih bergerak datar dalam beberapa hari terakhir ini, meski ada dua aksi korporasi besar, yaitu merger American Airlines dan US Airways, serta rencana Berkshire Hathaway dan 3G mengakuisisi produsen saus tomat Heinz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG rawan koreksi sebab sudah masuk area jenuh beli. Potensi profit taking pun semakin tinggi, ditambah pergerakan bursa-bursa di regional yang tidak terlalu menggembirakan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 105,57 poin (0,93%) ke level 11.201,71. Β
- Indeks KOSPI menipis 0,54 poin (0,03%) ke level 1.979,07. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kembali bergerak menguat pada perdagangan kemarin dan mencatat rekor baru. IHSG bahkan sempat menembus 4.600. Kenaikan IHSG didukung oleh menguatnya bursa regional menyusul sentiment positif dari ekspektasi akan diluncurkannya paket stimulus baru Jepang. Selain itu barita bagus juga dating dari keputusan Obama yang menaikkan upah minimum pegawai negeri menjadi USD9/jam dan akan meningkatkan perdagangan dengan Eropa. Selain itu Obama juga akan mengalokasikan dana sebesar USD50M untuk membangung proyek infrastruktur. Data penjualan ritel AS mengalami penguatan sehingga tercatat 3 bulan secara berturut-turut. Hal ini menunjukan belanja rumah tangga tetap meningkat walaupun terjadi kenaikan pajak penghasilan. IHSG telah memasuki area jenuh beli dan rawan akan koreksi. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.570-4.600. Saham pilihan : BNGA, BBNI, PNLF, MAIN.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 17.11 poin (+0.37%) ke 4,588.67 dengan jumlah transaksi sebanyak 18.17 juta lot atau setara dengan Rp 6.33 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.61%), sektor basic-industries (+1.02%), sektor construction and property (+0.04%), sektor consumer goods (-0.14%), sektor finance (+0.51%), sektor infrastructure (+0.38%), sektor mining (+1.83%), sektor misc-industries (-0.63%), dan sektor trade (+0.02%)
Tercatat sebanyak 123 saham mengalami penguatan, 121 saham mengalami penurunan, 103 saham tidak mengalami perubahan dan 115 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I BUMI (+26.39%), BBCA (+1.52%), TLKM (+1.56%), CPIN (+4.40%), dan BMRI (+1.11%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBRI (-1.72%), UNTR (-2.73%), ASII (-0.64%), SMGR (-1.49%), dan EXCL (-2.59%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp377.37 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBNI, MNCN, BUMI, BBRI, dan AKRA. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,656 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin menciptakan all time high yang baru pada level 4,601. Kenaikan ini menghasilkan sinyal small body candlestick yang disertai dengan peningkatan yang cukup signifikan pada volume chart. Hal ini mengindikasikan hari ini IHSG akan mengalami penurunan dimana hal ini juga dikonfirmasi oleh indikator RSI dan Stochastic yang sudah berada pada area overbought. Dengan support 4,650 dan resistance 4,500. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : AALI, INTP, MAPI.
(ang/ang)











































