Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (16/1/2013), saham Walmart jatuh 2,2% ke level US$ 69,30 per lembar setelah beredar kabar bahwa omzet perusahaan di bulan Februari jadi 'bencana paling parah'.
Belum lagi koreksi tajam yang terjadi di saham BlackBerry sebesar 6,1% dengan total 14% selama satu pekan ini. Banyak konsumen yang pesimistis ponsel pintar terbaru BlackBerry tidak mampu bersaing dengan kompetitor lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sepekan, Indeks Dow Jones dan Nasdaq terpangkas 0,1% sementara S&P bertambah 0,1%. Indeks S&P menguat selama tujuh pekan berturut-turut, hingga mencapai 8,4% sejauh ini.
(ang/hen)











































