Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai terbatas akibat adanya aksi ambil untung. Sebelum melambat, indeks sempat cetak rekor intraday tertinggi.
Membuka perdagangan awal pekan, IHSG bertambah 9,780 poin (0,21%) ke level 4.615,566 dan terus menanjak mengikuti penguatan bursa-bursa di Asia. Indeks siap-siap menembus kembali rekor intraday tertingginya.
Meski sudah menguat dalam satu pekan terakhir, IHSG masih terus naik didorong oleh aksi beli investor asing. Indeks pun langsung menembus level intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.630,401.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (18/2/2013), IHSG naik tipis 2,377 poin (0,05%) ke level 4.612,163. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,157 poin (0,02%) ke level 789,658.
Investor asing masih mendominasi aksi beli. Dalam satu pekan terakhir, dana asing yang mengalir masuk ke lantai bursa sangat tinggi, mencapai Rp 1,89 triliun.
Hingga siang hari ini, transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 199,01 miliar di seluruh pasar. Saham-saham yang jadi incaran asing ada di sektor konstruksi.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 88.814 kali pada volume 3,044 miliar lembar saham senilai Rp 2,183 triliun. Sebanyak 126 saham naik, sisanya 91 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Bursa saham Jepang melonjak paling tinggi didorong melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 14,87 poin (0,61%) ke level 2.433,40.
- Indeks Hang Seng melemah 83,27 poin (0,36%) ke level 23.361,29. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 254,46 poin (2,28%) ke level 11.428,29. Â
- Indeks Straits Times menipis 1,16 poin (0,04%) ke level 3.281,91. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.000 ke Rp 73.000, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 27.500, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 300 ke Rp 7.150, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 225 ke Rp 3.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 6.850, Indosprings (INDS) turun Rp 125 ke Rp 4.225, Tempo Scan (TSPC) turun Rp 100 ke Rp 3.350, dan Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 5.850.











































