Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.665 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.670 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 9,780 poin (0,21%) ke level 4.615,566 dan terus menanjak mengikuti penguatan bursa-bursa di Asia. Indeks siap-siap menembus kembali rekor intraday tertingginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir tiap hari di sepanjang pekan lalu IHSG mencetak rekor intraday tertinggi sepanjang masa. Rekor sebelumnya ada di level 4.612,096 yang diraih pada penutupan perdagangan Jumat.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 2,377 poin (0,05%) ke level 4.612,163. Penguatan indeks mulai terbatas akibat adanya aksi ambil untung.
Penguatan indeks yang mulai terhambat itu membuatnya sempat jatuh ke zona merah. Indeks pun bergerak dalam rentang yang tipis.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (18/2/2013), IHSG naik tipis 2,260 poin (0,05%) ke level 4.612,046. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,607 poin (0,08%) ke level 789,208.
Aksi ambil untung banyak dilakukan oleh investor lokal. Sedangkan investor asing masih lakukan aksi beli. Aksi ambil untung terjadi di saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi dalam sepekan terakhir.
Dalam satu pekan terakhir, dana asing yang mengalir masuk ke lantai bursa sangat tinggi, mencapai Rp 1,89 triliun. Hingga sore hari ini, transaksi investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 476,77 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 164,751 kali pada volume 6,465 miliar lembar saham senilai Rp 4,641 triliun. Sebanyak 120 saham naik, sisanya 123 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata sore hari ini masih bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Hanya pasar saham Hong Kong yang gagal balik arah ke zona hijau.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 3,03 poin (0,13%) ke level 2.421,56. Â
- Indeks Hang Seng melemah 62,62 poin (0,27%) ke level 23.381,94. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 234,04 poin (2,09%) ke level 11.407,87. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 2,72 poin (0,08%) ke level 3.285,79. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Bayan (BYAN) naik Rp 350 ke Rp 8.650, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 40.200, Indosat (ISAT) naik Rp 250 ke Rp 6.750, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 15.400.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 72.500, Fast Food (FAST) turun Rp 450 ke Rp 12.950, Asahimas Flat (AMRT) turun Rp 400 ke Rp 6.400, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 300 ke Rp 7.150.
(ang/hen)











































