Kedua perusahaan tersebut akan melakukan global offering dengan nilai masing-masing di atas Rp 1 triliun. Menurut Hoesen, 2 perusahaan itu sudah melakukan mini expose beberapa waktu lalu.
"Ada 2 perusahaan perkebunan yang akan listing semester 1 tahun ini, salah satunya perusahaan milik keluarga. Mereka akan melakukan penawaran global (global offering) jadi nilainya pasti besar," kata Hoesen kepada wartawan usai acara pencatatan perdana saham TPMA, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/2/13).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan perusahaan satunya lagi, kata Hoesen, memiliki aset di atas US$ 300 juta dan akan melepas lebih dari 20% sahamnya ke publik. Perusahaan ini telah menunjuk Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi.
"Perusahaan perkebunan lagi banyak yang mau IPO karena harga CPO masih bagus walaupun indeksnya sementara turun," kata Hoesen.
(ang/ang)











































