IPO Trans Power Marine Kelebihan Permintaan Dua Kali

IPO Trans Power Marine Kelebihan Permintaan Dua Kali

- detikFinance
Rabu, 20 Feb 2013 12:13 WIB
IPO Trans Power Marine Kelebihan Permintaan Dua Kali
Jakarta - Manajemen PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menyebutkan, pihaknya mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak dua kali dari penawaran jumlah saham yang dilepas ke publik melalui Initial Public Offering (IPO).

Direktur Utama TPMA Daniel Wardojo mengaku jika permintaan saham perseroan selama pembentukan harga (book building) mengalami kelebihan permintaan.

"Jumlah pemesanan saham pada pasar perdana mengalami kelebihan permintaan 2x lebih dari jumlah saham yang ditawarkan. Pemegang saham TPMA berdasarkan hasil distribusi saham menjadi 579 pihak," kata Daniel usai acara pencatatan saham perdananya, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/02/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, saham TPMA hari ini resmi melantai di Bursa dan dibuka naik 43% ke level Rp 330 per lembar saham. Harga penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebelumnya ditetapkan di harga Rp 230 per saham dengan nilai nominal Rp100 dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 395 juta lembar. Dengan demikian Perseroan akan memperoleh dana segar sekitar Rp 90 miliar.

Menurut Daniel, seluruh dana hasil IPO akan dipergunakan untuk ekspansi usaha berupa pembelian kapal tunda, tongkang, dan floating crane.

"Kami perlu menambah armada baru untuk dapat memenuhi permintaan pelanggan dan meningkatkan kinerja Perseroan. Dana segar dapat digunakan untuk pembelian armada baru," kata Daniel.

Tercatat, per September 2012, perseroan memiliki 21 kapal tunda dan 23 tongkang serta sedang dalam proses memesan 4 kapal tunda dan tongkang serta 1 floating crane. Perseroan mengoperasikan kapal-kapalnya ini melalui 4 kantor perwakilan di lokasi-lokasi utama pengangkutan batubara, seperti di Cilacap (Jawa Tengah), Cilegon (Banten), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), dan Tarakan (Kalimantan Timur).

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads