Bertambah 32 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi

Bertambah 32 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 20 Feb 2013 16:10 WIB
Bertambah 32 Poin, IHSG Tembus Lagi Rekor Tertinggi
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 32 poin atas aksi beli di saham-saham unggulan. Atas penguatan ini, indeks kembali menyentuh rekor tertingginya sepanjang masa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.680 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.710 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 16,563 poin (0,36%) ke level 4.618,625 mengikuti arus penguatan pasar saham global dan regional. Aksi beli terjadi di seluruh sektor di lantai bursa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham unggulan dan lapis dua menguat tinggi akibat aksi beli yang dilakukan investor. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat.

Penguatan ini mendorong indeks kembali menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.634,451. Sebelumnya, rekor tertinggi ada di level 4.630,401 pada perdagangan Senin lalu.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 21,894 poin (0,48%) ke level 4.623,956 berkat aksi beli di saham-saham unggulan. Investor asing masih mendominasi transaksi di lantai bursa.

Aksi beli investor kali ini disemangati oleh menguatnya pasar saham global dan regional. Saham-saham konstruksi dan perkebunan menjadi incaran investor.

Menutup perdagangan, Rabu (20/2/2013), IHSG bertambah 32,389 poin (0,70%) ke level 4.634,451. Sementara Indeks LQ45 melaju 4,326 poin (0,55%) ke level 790,995.

Indeks masih belum berhenti menguat dan terus mencetak rekor meski kemarin sempat turun tipis. Rekor tertinggi IHSG sebelumnya diraih pada perdagangan Senin 18 Februari 2012 di level 4.612,046 setelah naik tipis 2,260 poin (0,05%).

Investor asing dan lokal terus berburu saham meski posisi indeks sudah jenuh beli. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 264,43 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 196.565 kali pada volume 8,828 miliar lembar saham senilai Rp 6,303 triliun. Sebanyak 158 saham naik, sisanya 85 saham turun, dan 109 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia kompak bergerak di zona hijau setelah mendapat dukungan dari bursa saham AS dan Eropa. Bursa saham Jepang memimpin penguatan dengan naik hampir satu persen.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 14,26 poin (0,60%) ke level 2.397,18.
  • Indeks Hang Seng menguat 163,50 poin (0,71%) ke level 23.307,41.  
  • Indeks Nikkei 225 melaju 95,94 poin (0,84%) ke level 11.468,28.  
  • Indeks Straits Times bertambah 10,42 poin (0,32%) ke level 3.306,19.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Matahari (LPPF) naik Rp 675 ke Rp 3.375, Surya Toto (TOTO) naik Rp 550 ke Rp 7.200, Lionmesh (LMSH) naik Rp 500 ke Rp 14.000, dan Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 23.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 73.000, Inovisi (INVS) turun Rp 550 ke Rp 7.250, Asahimas (AMFG) turun Rp 400 ke Rp 7.800, dan Fast Food (FAST) turun Rp 250 ke Rp 12.700.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads