Krisis Eropa Belum Usai, Wall Street Jatuh Lagi

Krisis Eropa Belum Usai, Wall Street Jatuh Lagi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 22 Feb 2013 08:00 WIB
Krisis Eropa Belum Usai, Wall Street Jatuh Lagi
Foto: Reuters
New York -

Pasar saham Wall Street jatuh untuk hari keduanya setelah muncul kekhawatiran atas memburuknya situasi ekonomi di zona Eropa dan sekitarnya.

Aksi beli menjelang akhir perdagangan berhasil mengurangi koreksi indeks. Aksi jual masif terjadi di saham-saham berbasis teknologi di indeks Nasdaq.

Dari Eropa. indeks aktifitas bisnis setempat menunjukkan bahwa negara-negara Uni Eropa belum bisa keluar dari resesi ekonomi dalam waktu dekat. Pasalnya, banyak pertumbuhan ekonomi negara Uni Eropa yang masih buruk dari perkiraan sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indeks PMI di Eropa benar-benar menghajar pasar. Pelaku pasar masih menanti adanya sinyal pemulihan (ekonomi), tapi angka-angka itu menujukkan krisis di Eropa masih pelik," kata Jack De Gan, Kepala Investasi dari Harbor Advisory di Portsmouth, New Hampshire, dikutip Reuters, Jumat (22/2/2013).

Penguatan saham Wal-Mart Stores Inc mengurangi koreksi di Dow Jones. Sahamnya naik 1,5% ke level US$ 70,26 per lembar setelah perusahaan retail itu melaporkan laba yang lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Dow Jones jatuh 46,92 poin (0,34%) ke level 13.880,62. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 9,53 poin (0,63%) ke level 1.502,42. Indeks Komposit Nasdaq anjlok 32,92 poin (1,04%) ke level 3.131,49.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads