Wall Street Turun Tajam Kena Sentimen Pemilu Italia

Wall Street Turun Tajam Kena Sentimen Pemilu Italia

- detikFinance
Selasa, 26 Feb 2013 08:00 WIB
Wall Street Turun Tajam Kena Sentimen Pemilu Italia
New York - Saham-saham di Wall Street terkena koreksi tajam menyusul pemilu yang digelar di Italia. Hasil pemilu menunjukkan kemungkinan besar pemenangnya adalah kelompok yang tidak mendukung adanya reformasi ekonomi.

Atas hasil itu, dikhawatirkan masalah utang Uni Eropa akan semakin sulit diselesaikan. Apalagi, sekarang ini masalah utang Uni Eropa sudah menjalar hingga ke negara-negara lain di dunia.

Koreksi yang terjadi di pasar saham negeri paman sam ini merupakan yang terparah sejak November lalu. Posisi Indeks Standard & Poor's 500 bahkan turun hingga ke posisi terendah sejak 18 Januari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi jual terjadi dengan maraknya mendekati penutupan perdagangan, terutama setelah S&P 500 jatuh di bawah level 1.500.

Koalisi sayap kiri Italia unggul tipis terhadap kolisi yang dipimpin mantan perdana menteri Silvio Berlusconi dalam pemilu Italia, berdasarkan tiga perhitungan sementara stasiun televisi lokal.

Hasil penghitungan sementara ini menimbulkan kekhawatiran akan sulitnya Italia membayar utang-utangnya jika pemerintah baru terpilih pasca pemilu.

"Masalah dari Eropa masih belum selesai, masih akan mempengaruhi (pasar), dan hari ini masalahnya sangat buruk," kata Stephen Massocca, managing director dari Wedbush Morgan di San Francisco, dikutip Reuters, Selasa (26/2/2013).

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones anjlok 216,40 poin (1,55%) ke level 13.784,17. Indeks The Standard & Poor's 500 jatuh 27,75 poin (1,83%) ke level 1.487,85. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 45,57 poin (1,44%) ke level 3.116,25.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads