IHSG Berpotensi Kembali Menguat

Rekomendasi Saham

IHSG Berpotensi Kembali Menguat

- detikFinance
Rabu, 27 Feb 2013 08:14 WIB
IHSG Berpotensi Kembali Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 33 poin setelah maraknya aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Koreksi indeks kali ini sejalan dengan bursa-bursa Asia yang tertekan sentimen krisis utang Uni Eropa.

Menutup perdagangan, Selasa (262/2013), IHSG berkurang 33,076 poin (0,70%) ke level 4.663,031. Sementara Indeks LQ45 turun 6,886 poin (0,85%) ke level 798,764.

Wall Street berhasil rebound terbantu oleh kuatnya data kepercayaan konsumer dan pasar perumahan Amerika Serikat (AS). Sentimen positif juga datang dari pidato Gubernur The Federal Reserve yang berencana melanjutkan program stimulus sampai ekonomi AS berkembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones menanjak 115,96 poin (0,84%) ke level 13.900,13. Indeks S&P 500 bertambah 9,09 poin (0,61%) ke level 1.496,94, sementara Indeks Komposit Nasdaq naik 13,40 poin (0,43%) ke level 3.129,65.

Hari ini, IHSG diprediksi akan kembali melanjutkan penguatan didorong oleh sentimen positif dari pasar global. Namun investor sebaiknya waspada jika terjadi aksi ambil untung mengingat posisi indeks yang sudah sangat tinggi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 35,30 poin (0,31%) ke level 11.363,51. Β 
  • Indeks KOSPI naik 5,34 poin (0,27%) ke level 2.005,35. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup koreksi cukup signifikan menyusul sentimen negatif dari bursa regional di mana gejolak politik Eropa tampak menjadi sumber kekhawatiran investor. Pemilu Italia dipandang bisa menganggu kestabilan Eropa. Investor khawatir akan kemampuan Italia untuk tetap komit terhadap pengetatan anggaran yang sudah disepakati sebelumnya. Investor global beranggapan walaupun Silvio Berlusconi (anti pengetatan anggaran) dalam polling hanya berada di peringkat kedua suara terbanyak, akan tetapi Berlusconi berpotensi membuat koalisi di senat untuk menolak kebijakan-kebijakan Pier Luigi Bersani. Gejolak politik inilah yang membuat pasar kuatir krisis utang Eropa bisa memburuk lagi. Dari sisi teknikal, meski turun tajam, akan tetapi kami melihat koreksi yang terjadi merupakan koreksi sehat. Kami melihat IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance : 4.635-4.685.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -33.08 poin (-0.70%) ke 4,663.03 dengan jumlah transaksi sebanyak 11.99 juta lot atau setara dengan Rp5.13 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.13%), sektor basic-industries (-0.03%), sektor construction and property (+0.39%), sektor consumer goods (-0.26%), sektor finance (-1.35%), sektor infrastructure (-0.67%), sektor mining (-1.58%), sektor misc-industries (-0.45%), dan sektor trade (-0.41%)

Tercatat sebanyak 88 saham mengalami penguatan, 154 saham mengalami penurunan, 112 saham tidak mengalami perubahan dan 116 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I PNBN (+8.11%), CPIN (+1.65%), KLBF (+1.65%), MYOR (+4.53%), dan SMCB (+2.90%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA (-4.42%), UNVR (-2.41%), ASII (-0.64%), TPIA (-15.00%), dan ADRO (-2.50%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp264.82 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBNI, BMRI, SSIA, PGAS, dan BEST. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,707 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan sinyal upside Tasuki Gap Bullish Continuation pattern. Di mana hal ini mengindikasikan IHSG masih akan melanjutkan masa uptrend-nya. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Dengan support 4,600 dan resistance 4,750. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BMRI, BTPN, UNTR.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads