PT London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum mencatat laba Rp 1,12 triliun di akhir 2012. Angka ini anjlok 34,4% dibandingkan laba akhir 2011 lalu sebesar Rp 1,7 triliun.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis LSIP di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/2/2013), laba tersebut anjlok karena omzet serta volume penjualan CPO yang turun, juga melemahnya harga komoditas sawit dan karet di pasar dunia.
Lonsum membukukan penjualan Rp 4,21 triliun, turun 10% dari penjualan di 2011 lalu sebesar Rp 4,69 triliun. Turunnya penjualan ini disebabkan melemahnya harga jual rata-rata dan volume karet dan sawit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 69% dari total volume penjualan dijual ke induk perusahaan, yaitu PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Angka ini turun dari tahun lalu yang mencapai 83% dari total produksi.
Volume penjualan produk inti sawit juga mengalami penurunan sebesar 1,8% menjadi 103.423 ton pada tahun 2012. Sementara volume penjualan karet turun 4% emnjadi 13.588 ton. (ang/dnl)











































