Mengakhiri perdagangan, Rabu (27/2/2013), IHSG ditutup melesat 53,384 poin (1,14%) ke level 4.716,415. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 9,764 poin (1,22%) ke level 808,528.
Rekor tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 4.696,107 diraih pada penutupan perdagangan Senin 25 Februari lalu setelah melonjak 44,984 poin (0,97%). Hanya selang dua hari, rekor ini langsung terpecahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar saham Wall Street melambung tinggi berkat pernyataan Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke dan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi soal perlunya kebijakan moneter yang mendukung hubungan antara keduanya.
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 175,24 poin (1,26%) ke level 14.075,37, menembus posisi tertingginya sejak 12 Oktober 2007.
Sementara Indeks S&P 500 menanjak 19,05 poin (1,27%) ke level 1.515,99, dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 32,61 poin (1,04%) ke level 3.162,26.
Hari ini, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan meski sudah mencapai rekor tertingginya. Sentimen positif dari pasar global dan regional jadi katalis pendorong.
Berikut pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 220,40 poin (1,96%) ke level 11.474,37. Β
- Indeks KOSPI naik 22,52 poin (1,12%) ke level 2.026,56. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin berhasil rebound dari penurunan hari sebelumnya. Kenaikan yang terjadi pada bursa regional ini didorong oleh data-data ekonomi Amerika yang dirilis lebih baik dari konsensus. Data ekonomi Amerika yang mendorong kenaikan indeks adalah pembelian rumah baru, harga rumah di 20 kota di AS dan sentimen konsumer yang tercatat baik bahkan melampaui estimasi awal.Disisi lain pergerakan bursa regional masih dibayangi oleh gejolak politik di Eropa. Italia kemungkinan membutuhkan pemilu ulang setelah proyeksi hasil suara pemilu menggambarkan tidak adanya suara mayoritas. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih berpeluang untuk menguat terbatas dengan kisaran support-resistance 4.690-4.730.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 53.38 poin (+1.14%) ke 4,716.42 dengan jumlah transaksi sebanyak 13.87 juta lot atau setara dengan Rp7.04 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.14%), sektor basic-industries (+0.40%), sektor construction and property (+2.80%), sektor consumer goods (+1.26%), sektor finance (+0.72%), sektor infrastructure (+1.90%), sektor mining (+1.11%), sektor misc-industries (+1.19%), dan sektor trade (+0.95%)
Tercatat sebanyak 198 saham mengalami penguatan, 60 saham mengalami penurunan, 95 saham tidak mengalami perubahan dan 117 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBRI (+2.91%), TLKM (+3.05%), BMRI (+2.06%), ASII (+1.28%), dan UNVR (+1.57%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBCA (-1.39%), CPIN (-1.62%), GGRM (-1.21%), GEMS (-7.37%), dan FAST (-10.00%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp828.3 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, PGAS, BBRI, UNTR, dan BMRI. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,680 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG hari ini menghasilkan sinyal long white body candlestick. Hal ini mengindikasikan esok hari IHSG masih akan mengalami penguatan dimana hal ini juga didukung oleh indikator MACD yang juga memberikan sinyal bullish. Dengan support 4,650 dan resistance 4,850. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: INTP, MPPA, UNTR.
(ang/ang)











































