PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membagikan dividen hingga Rp 5,55 triliun atau sebesar 30% dari total laba bersih tahun 2012 sebesar Rp 18,5 triliun kepada pemegang sahamnya. Nilai dividennya meningkat 84,2% menjadi Rp 225,232 per lembar saham.
"Dividend pay-out ratio ditetapkan 30%. Meskipun ada beberapa yang kami dengar, sektor agrobisnis turun. Komoditas dan mining (pertambangan) turun," ungkap Direktur Utama BRI Sofyan Basir dalam siaran persnya, Kamis (28/2/2013).
Sehingga, lanjutnya, banyak BUMN yang lain mengalami penurunan laba. Atas dasar ini maka perusahaan-perusahaan jasa keuangan BUMN diminta memberikan dividen lebih besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dividen pay-out 30% masih oke buat kita untuk tetap tumbuhkan kredit 20-22% tahun ini," tutup Direktur Keuangan BRI Achmad Baiquni. (dru/ang)











































