IHSG Mulai Dibayangi Profit Taking

Rekomendasi Saham

IHSG Mulai Dibayangi Profit Taking

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 01 Mar 2013 08:38 WIB
IHSG Mulai Dibayangi Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melesat 79 poin didorong aksi beli di saham-saham berkapitalisasi besar. Indeks kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang sejarah.

Menutup perdagangan, Kamis (28/2/2013), IHSG melompat 79,374 poin (1,68%) ke level 4.795,789. Sementara Indeks LQ45 melonjak 16,216 poin (2,01%) ke level 824,744.

Posisi indeks tersebut menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa. Rekor tertinggi indeks sebelumnya diraih pada penutupan perdagangan Rabu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semalam, Wall Street berakhir datar menutup perdagangan Kamis menyusul tipisnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) di triwulan IV-2012. Meski ekonomi tumbuh tipis, tapi lebih baik dari perkiraan analis.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 20,88 poin (0,15%) ke level 14.054,49. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 1,31 poin (0,09%) ke level 1.514,68. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 2,07 poin (0,07%) ke level 3.160,19.

Hari ini, IHSG mulai dibayangi oleh aksi ambil untung terkait posisinya yang sudah tinggi. Namun jika muncul sentimen positif maka IHSG bisa bertahan di zona hijau.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 37,80 poin (0,33%) ke level 11.521,56.  
  • Indeks KOSPI menanjak 22,45 poin (1,12%) ke level 2.026,49.  

Rekomendasi
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup kembali menguat dan mencatat rekor tertinggi baru kemarin. Aliran dana asing dalam beberapa hari terakhir ditenggarai menjadi katalis positif yang mendorong IHSG menguat signifikan. Bursa Eropa pada pembukaan kemarin juga menguat menyusul sinyal Presiden ECB, Mario Draghi, akan berlanjutnya kebijakan stimulus di Eropa. Hal tersebut sedikit banyak meredakan kekhawatiran akan gejolak politik di Italia yang dikhawatirkan akan menganggu pemulihan Eropa. Sementara dari Amerika, beberapa data ekonomi juga tercatat diatas ekspektasi. Kami melihat meski menguat signifikan, akan tetapi IHSG mulai dibayangi oleh kemungkinan aksi ambil untung. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.770-4.810.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 79.37 poin (+1.68%) ke 4,795.79 dengan jumlah transaksi sebanyak 15.34 juta lot atau setara dengan Rp6.62 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.87%), sektor basic-industries (+0.80%), sektor construction and property (+2.97%), sektor consumer goods (+0.53%), sektor finance (+3.12%), sektor infrastructure (+2.21%), sektor mining (+0.07%), sektor misc-industries (+0.68%), dan sektor trade (+1.11%)

Tercatat sebanyak 181 saham mengalami penguatan, 95 saham mengalami penurunan, 91 saham tidak mengalami perubahan dan 103 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBRI (+6.78%), TLKM (+5.91%), BBCA (+3.29%), BBNI (+5.14%), dan SMGR (+4.20%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. CPIN (-3.30%), GGRM (-1.13%), ADRO (-1.88%), SMCB (-2.65%), dan SCMA (-1.90%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp1,006 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, BBRI, ASII, SMGR, dan WIKA. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,669 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG hari ini kembali menghasilkan level all time high yang baru dan menciptakan gap candlestick dari level perdagangan kemarin. Untuk esok hari diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi untuk menguji level fibbonaci extention 200% yang berada pada level 4,800. Dengan support 4,650 dan resistance 4,850. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BBCA, HEXA, INTP.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads