Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.700 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.675 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 4,425 poin (0,09%) ke level 4.816,038 masih dalam tren menguat meski sudah lama masuk area jenuh beli. Indeks dibuka naik tipis dan secara perlahan terus menanjak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa di 4.825,699 sebelum akhir terkena koreksi dan jatuh ke zona merah. Level intraday tertinggi IHSG sebelumnya ada di level 4.817,914 diraihnya pada perdagangan akhir pekan lalu.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 42,307 poin (0,88%) ke level 4.769,306 sempat menembus level intraday tertingginya sebelum akhirnya anjlok gara-gara aksi ambil untung.
Saham-saham unggulan jadi target aksi ambil untung investor. Indeks pun sempat anjlok sampai posisi terendahnya di level 4.744,478.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (4/2/2013), IHSG anjlok 50,152 poin (1,04%) ke level 4.761,461. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,819 poin (1,19%) ke level 818,152.
Sembilan sektor jatuh dengan sempurna di zona merah, dengan sektor finansial jatuh paling dalam gara-gara aksi jual saham-saham bank kelas berat. Hanya sektor konsumer yang bertahan di teritori positif.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 174.051 kali pada volume 6,417 miliar lembar saham senilai Rp 6,159 triliun. Sebanyak 79 saham naik, sisanya 175 saham turun, dan 103 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan awal pekan dengan mixed cenderung melemah, hanya pasar saham Jepang yang bertahan di zona merah. Bursa China menukik tajam setelah pemerintahnya berencana mempeketat industri properti dalam rangka menekan pertumbuhan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai terjun bebas 86,10 poin (3,65%) ke level 2.273,40.
- Indeks Hang Seng anjlok 342,41 poin (1,50%) ke level 22.537,81.
- Indeks Nikkei 225 naik 45,91 poin (0,40%) ke level 11.652,29.
- Indeks Straits Times turun 32,30 poin (0,99%) ke level 3.237,20.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 287.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.900 ke Rp 77.100, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 400 ke Rp 7.900, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 18.800.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 1.000 ke Rp 13.000, Mandom (TCID) turun Rp 500 ke Rp 11.500, Bank Rakyat (BBRI) turun Rp 450 ke Rp 8.750, dan Telkom (TLKM) turun Rp 350 ke Rp 10.500.
(ang/dru)











































