Investor Lokal Profit Taking, IHSG Menipis 9 Poin

Investor Lokal Profit Taking, IHSG Menipis 9 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 05 Mar 2013 16:07 WIB
Investor Lokal Profit Taking, IHSG Menipis 9 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin menyusul aksi ambil untung investor lokal. Posisi indeks memang sudah masuk area jenuh beli pasca reli dalam dua pekan terakhir.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 9.695 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.700 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 8,912 poin (0,19%) ke level 4770,373 mengikuti momentum positif pasar saham global dan regional. Indeks dibayangi aksi ambil untung terkait posisinya yang sudah tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli selektif terjadi di seluruh lapisan dan sektor saham, tapi hanya mampu menahan indeks sebentar di zona hijau. Aksi ambil untung yang secara perlahan mulai terjadi membuat indeks langsung jatuh ke zona merah sampai di posisi terendahnya 4.751,475.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 2,470 poin (0,05%) ke level 4.758,991 menyusul aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Indeks sempat naik-turun antara zona merah dan hijau sebelum akhirnya beristirahat di teritori negatif.

Aksi jual menyasar saham-saham unggulan di sektor finansial dan agrikultur. Empat sektor jatuh ke zona merah, sementara enam indeks sektoral lainnya masih bertahan di zona hijau membuat indeks sempat naik sampai ke posisi tertingginya di 4.779,552.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (5/3/2013), IHSG ditutup berkurang 9,760 poin (0,20%) ke level 4.751,701. Sementara Indeks LQ45 turun 3,228 poin (0,39%) ke level 814,924.

Aksi beli didominasi investor asing di tengah maraknya aksi ambil untung investor lokal. Aksi profit taking ini malah semakin marak menjelang penutupan perdagangan.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 158.688 kali pada volume 6,604 miliar lembar saham senilai Rp 5,608 triliun. Sebanyak 149 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 97 saham stagnan.

Bursa saham China memimpin penguatan di pasar saham regional sore hari ini. Pertemuan para pejabat negeri tirai bambu dalam membicarakan ekonomi mendorong aksi beli pelaku pasar.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melesat 52,90 poin (2,33%) ke level 2.326,31.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 22,69 poin (0,10%) ke level 22.560,50.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 31,16 poin (0,27%) ke level 11.683,45.  
  • Indeks Straits Times bertambah 12,69 poin (0,39%) ke level 3.252,64.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 18.000 ke Rp 305.000, Mandom (TCID) naik Rp 500 ke Rp 12.000, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 400 ke Rp 8.650, dan PGN (PGAS) naik Rp 225 ke Rp 5.150.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 750 ke Rp 2.250, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 300 ke Rp 6.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 40.000, dan Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 22.800.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads