Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.690 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 1,439 poin (0,03%) ke level 4.823,244. Sedangkan Indeks LQ45 menipis 0,360 poin (0,04%) ke level 829,044.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif masih terjadi di beberapa lapisan saham meski aksi ambil untung juga masih membayangi pergerakan IHSG. Indeks masih bergerak naik turun antara zona merah dan hijau.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat tipis 4,303 poin (0,09%) ke level 4.828,986. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,228 poin (0,03%) ke level 829,176.
Kemarin, IHSG kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang masa seolah tak mau kalah dari Indeks Dow Jones di Wall Street yang mengalami hal serupa. Indeks didorong sentimen positif dari pasar global dan regional.
Semalam, Indeks Dow Jones kembali mencetak rekor tertingginya pada penutupan perdagangan Rabu meski The Federal Reserve mengatakan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) masih lambat.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi hari ini setelah kemarin menguat cukup tinggi. Bursa saham China dan Hong Kong terkena koreksi akibat aksi ambil untung.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 6,83 poin (0,29%) ke level 2.340,34. Â
- Indeks Hang Seng turun 59,38 poin (0,26%) ke level 22.718,46. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 94,15 poin (0,79%) ke level 12.026,42. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 0,76 poin (0,02%) ke level 3.292,57.











































