Direktur Utama BRAU Eko Santoso Budianto mengakan, tahun ini perseroan tengah melakukan upaya untuk membuka pasar baru di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
"Kita masih kaji untuk pasar Asean. Lagi diupayakan. Kita lagi kasih sampling (batubara) kita ke mereka, bisa masuk di boiler mereka enggak. Saat ini yang existing China, India, Korea, dan Taiwan," kata Eko usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan, di Hotel Sangri-La, Jakarta, Kamis (7/3/13).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, perseroan juga melakukan beberapa strategi efisiensi, khususnya biaya operasional sehingga mampu mengimbangi turunnya harga jual batubara.
PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) merupakan pemegang saham mayoritas sebesar 90% saham dari anak usahanya PT Berau Coal yang wilayah konsesinya seluas 118.400 hektar di Kabupaten Berau Propinsi Kalimantan Timur, Indonesia.
(ang/ang)











































