"Memang ada kesempatan untuk keluarkan obligasi dolar di Juli 2013. Besarannya masih dikaji. Ini untuk mengurangi beban utang," kata Direktur Utama PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) Eko Santoso Budianto, saat ditemui di Hotel Sangri-La, Jakarta, Kamis (7/3/13).
Dia menjelaskan, tujuan penerbitan obligasi ini karena kupon bunga obligasi yang diterbitkan 2010 lalu memiliki kupon tinggi sekitar 10,25%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan saat ini tengah membidik pasar Asean seperti Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam untuk meningkatkan produksi batubara tahun ini sebesar 23,5 juta ton. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi turunnya harga batubara.
(ang/ang)











































